Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
10 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton
Pantau Pendemo dari Atas Udara

Turun dari Helikopter di Gedung DPR, Kapolda Metro: Jangan Anarkis, Kita Cari Solusi Terbaik

Turun dari Helikopter di Gedung DPR, Kapolda Metro: Jangan Anarkis, Kita Cari Solusi Terbaik
Kapolda Metro Jaya, Irjen Moechgiyarto, saat mendarat di Gedung DPR RI. (foto: Indah mutiara, untuk GoRiau.com)
Selasa, 22 Maret 2016 13:40 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto mendadak langsung pulang dari Kota Bandung begitu mendengar adanya kericuhan demo diJakarta. Ia pun langsung memantau pendemo dengan menggunakan helikopter dan langsung mendarat di Gedung DPR RI Senayan, Selasa (22/03/2016).

Kapolda Metro mendarat di halaman depan Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta, sekitar pukul 12.55 WIB. Dirinya langsung menuju ke gerbang DPR yang menjadi pusat aksi demonstrasi di wilayah itu.

Kepada wartawan, Kapolda menjelaskan, dirinya sudah memantau langsung beberapa titik yang dijadikan lokasi demonstrasi di Jakarta. "Saya sudah melihat menggunakan helikopter, tidak ada lagi yang krusial. Tapi untuk yang di tol, saya minta kerahkan kekuatan penuh. Sejauh ini masih bisa diatasi," kata Irjen Moechgiyarto kepada wartawan di depan Gedung DPR.

Kapolda meminta bawahannya tegas. Para pendemo yang melakukan pelanggaran harus ditindak. "Saya perintahkan ke jajaran, yang melakukan pelanggaran hukum kita tindak tegas," ujarnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto juga mengimbau, agar seluruh masyarakat Jakarta tetap tenang. Ia pun berjanji akan mencari solusi terkait penolakan sistem transportasi online di Jakarta.

"Saya harap masyarakat tenang. Yang penting, kami berusaha arus lalin tetap lancar. Kalau macet kami lakukan penguraian," imbaunya.

Ia mengingatkan, agar para sopir angkutan umum, tetap menahan diri tidak melakukan aksi-aksi anarkis. Karena menurutnya siapapun yang tidak mengindahkan himbauan tersebut, dirinya tak segan menindak tegas.

"Nanti kami cari win-win solution supaya tidak terjadi konflik, intinya semua harus menahan diri, kalau sudah gebuk-gebukan, yang repot juga pengemudi sendiri kan," ujar Kapolda.

Demo sopir angkutan umum berakhir anarkis. Para sopir melakukan sweeping terhadap sopir angkutan yang masih beroperasi. Mereka juga melakukan aksi pengrusakan. Aksi ini menimbulkan kemacetan di sejumlah titik di Jakarta. 

Beberapa pengemudi ojek online juga sudah dihalau menuju arah Kuningan, serta beberapa diantaranya terpaksa dilarikan ke Rumah sakit, akibat luka-luka terkena lemparan batu.

Kapolda Metro sendiri sampai saat ini mengaku masih belum menerima laporan terkait jumlah korban. "Kita sudah cek ada beberapa kendaraan rusak dan pengemudi luka-luka, namun sampai saat ini kita belum tau berapa jumlah pastinya," pungkasnya. ***

wwwwww