Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
11 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
11 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
6 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
6 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
5 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
5 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Dipecat PKS, Fahri Hamzah: Sebagai Warga Negara Hukum Saya Melawan

Dipecat PKS, Fahri Hamzah: Sebagai Warga Negara Hukum Saya Melawan
Politikus PKS, Fahri Hamzah saat konfrensi pers di ruang kerjanya. (Legislatif.co)
Senin, 04 April 2016 12:40 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Terkait pemecatan yang dilakukan DPP PKS, Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyatakan perlawanannya.

Hal tersebut ia katakan saat memberikan klarifikasi dan penjelasan kepada awak media terkait surat pemecatanya dirinya dari Majelis Tahkim PKS, berdasarkan rekomendasi Badan Disiplin Penegak Organisasi (BPDO) PKS.

"Sebagai warga negara hukum saya akan bawa ini ke ranah hukum. Saya lihat PKS sudah banyak melakukan hal melanggar hukum. Diantaranya bertindak di luar AD/ART," kata Fahri di Gedung DPR Jakarta, Senin (4/4/2016).

Wakil Ketua DPR ini menjelaskan, ia akan menuntut pimpinan partai karena sudah sering melakukan pelanggaran hukum perdata. Pimpinan sering membuat sidang-sidang palsu dan ilegal. Menurutnya ini ilegal karena saat ditanya ke Kemenkumham, mahkamah partai belum disahkan.

"Ada anatomi besar. Tapi pimpinan partai sudah melakukan serangkaian pelanggaran hukum perdata. Dan ada pihak yang dirugikan," jelasnya.

Untuk siapa-siapa saja yang akan dituntut Fahri mengaku masih akan membentuk tim untuk membahas ini."Terkait nama-nama belum saya putuskan. Nanti akan ada tim yang akan membahas siapa-siapa saja," jelasnya.

Sebelumnya, Fahri dikabarkan dipecat dari semua jenjang keanggotaan PKS. Surat pemecatanya tersebut, bahkan beredar luas diberbagai media termasuk media sosial. Presiden PKS Sohibul Iman pun mengakui, bahwa dirinya sudah menandatangani SK DPP Partai yang berisi pemecatan Fahri. ***

wwwwww