Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

PT Ivo Mas Tunggal Melenggang Cemari Lingkungan dengan Limbah B3, CSR Hanya Mimpi Untuk Masyarakat Dumai

PT Ivo Mas Tunggal Melenggang Cemari Lingkungan dengan Limbah B3, CSR Hanya Mimpi Untuk Masyarakat Dumai
Limbah B3 jenis spent bleaching earth yang digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, sebagai tanah timbun.
Minggu, 24 April 2016 10:49 WIB
Penulis: Eric
DUMAI - Banyaknya perusahaan Crued Palm Oil (CPO) di Kota Dumai, Riau, yang beroperasi tidak terlepas dari Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Selain itu, perusahaan pun memiliki kewajiban untuk memberikan Corporate Social Responsibility (CSR), kepada masyarakat Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, dan Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai, Riau.

"Kalau masalah csr, seperti mimpi saja. Karena tidak pernah tersentuh oleh masyarakat. Sudah bertahun-tahun, tidak ada bantuan terhadap masyarakat tempatan. Mencari kerja di perusahaan itu (PT Ivo Mas Tunggal, red) susah untuk masyarakat disini," ulas Rahmat masyarakat Kelurahan Lubuk Gaung menceritakan kepada GoRiau.com, Minggu (24/4/2016).

Ia juga melanjutkan, limbah B3 perusahaan pun sudah mencemari lingkungan masyarakat. "Bertahun-tahun limbah B3 perusahaan melenggang mencemari lingkungan disini. Masyarakat disini pun tidak mengetahui bagaimana dampak limbah tersebut," katanya.

Limbah B3 yang dituding telah mencemari lingkungan masyarakat, yaitu jenis spent bleaching earth dan fly ash. Dimana limbah B3 ini, sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 101 tahun 2014 tentang pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), yaitu untuk spent bleaching earth masuk kategori 2 (kurang berbahaya). Sementara fly ash merupakan limbah B3 kategori 1 (berbahaya).

Pihak PT Ivo Mas Tunggal saat dikonfirmasi GoRiau.com, lebih memilik tidak berbicara hingga berita ini diterbitkan.***

Kategori:Badminton, PON
wwwwww