Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
23 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
2
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
22 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
3
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
23 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
4
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
24 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
5
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Sepakbola
22 jam yang lalu
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
6
KMSPJ Serahkan Piala JYA 2026 ke Atlet Catur Mahasiswi UNJ Laysa Latifah
Metropolitan
23 jam yang lalu
KMSPJ Serahkan Piala JYA 2026 ke Atlet Catur Mahasiswi UNJ Laysa Latifah
Home  /  Berita  /  Badminton

Sadis, Seorang Nenek di Rohul Tewas Sambil Duduk dengan Leher Terpenggal

Sadis, Seorang Nenek di Rohul Tewas Sambil Duduk dengan Leher Terpenggal
Ilustrasi
Selasa, 03 Mei 2016 16:05 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Seorang nenek di Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujungbatu, Rokan Hulu Provinsi Riau, tewas menggenaskan, Selasa (3/5/2016) siang tadi, pukul 11.30 WIB. Ia meregang nyawa dengan kondisi kepala terputus usai digorok dengan parang.

Nenek berumur 60 tahun bernama Intan, ditemukan oleh cucunya dalam kondisi duduk di bangku plastik dengan leher terpenggal. Melihat ini, sang cucu spontan menjerit histeris hingga memancing perhatian warga sekitar. Selain itu, ditemukan sebilah parang panjang yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com di Mapolda Selasa sore, dugaan pembunuhan ini dipicu karena pelaku yang diketahui berinisial Rs (20) tidak senang lantaran ditegur oleh Intan. Teguran itu disampaikan korban karena pelaku sebelumnya kepergok mencuri tabung gas di rumah saudara dari nenek tersebut.

"Satu hari sebelumnya (Senin, red), pelaku mencuri tabung gas di rumah saudara (korban). Sempat saat itu ribut-ribut. Diduga atas dasar ini pelaku tidak senang, kemudian menghabisi nyawa korban siang tadi," sebut Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, di ruangannya.

Dugaan pembunuhan yang dilakukan Rs kian diperkuat lantaran usai kejadian pembunuhan, Rs berada persis di belakang tubuh korban sambil memegang parang babat. "Kita masih selidiki kasus pembunuhan tersebut. Untuk jenazah korban sudah kita evakuasi ke rumah sakit," singkat Guntur. ***

Kategori:Badminton, Olympic
wwwwww