Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton
Munaslub Partai Golkar

Beredar SMS Imbalan Rp 3 M demi Dukungan Terbuka untuk Nama Caketum

Beredar SMS Imbalan Rp 3 M demi Dukungan Terbuka untuk Nama Caketum
Ahmad Dolly Kurnia (Kacamata) tengah asik berbincang dengan Nurdin Halid. (istimewa)
Senin, 16 Mei 2016 16:01 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
BALI- Belasan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar menyatakan dukungan secara terbuka untuk Setya Novanto sebagai calon ketua umum partai beringin itu. Dukungan untuk Setya terlihat dalam rapat paripurna Munaslub Golkar di Nusa Dua, Bali, Senin (16/5/2016).

Sebenarnya agenda rapat paripurna itu adalah pandangan umum DPD I terhadap pertanggungjawaban Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar. Namun, setidaknya 15 DPD I justru menyatakan dukungannya untuk Setnov -sapaan Setya- sudah ramai.

DPD I yang secara terbuka mendukung Setnov -sapaan Setya- anytara lain Jambi, Kepulauan Riau, Banten, Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Papua Barat, dan Bangka Belitung. Sedangkan dukungan terbuka untuk Setnov dari ormas sayap Golkar berasal dari Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR).

Hal tersebut disampaikan tokoh muda Golkar Ahmad Dolly Kurnia kepada GoNews Group, melalui pesan Whatsapp, Senin (16/05/2016) siang.

Ahmad Dolly Kurnia mengaku curiga ada upaya untuk menggiring proses pemilihan calon ketua umum Golkar melalui sistem aklamasi. "Penyebutan nama Setnov oleh DPD I merupakan upaya untuk memperngaruhi pilihan DPD II," ujarnya.

Ia menegaskan, sebenarnya sudah ada kesepakatan agar dalam pandangan umum DPD tidak menyebutkan dukungan untuk calon ketua umum tertentu.  Harusnya kesepakatan itu dipatuhi. 

Kecurigaan Dolly bertambah karena ada pesan singkat yang beredar. Isinya adalah ada imbalan Rp 3 miliar bagi DPD I yang mau menyatakan dukungan secara terbuka untuk caketum tertentu dalam pandangan umum.

"Harusnya komite etik jangan tidur. Atau malah sudah menjadi bagian dari permainan itu," tukasnya.

Beberapa peserta Munaslub Golkar memang menerima pesan singkat. Isinya adalah uang Rp 3 miliar bagi ketua DPD I yang mau menyatakan dukugan secara terbuka untuk caketum tertentu. ***

wwwwww