Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Asita Sumbar Minta Pemkab Tanah Datar Kelola Serius Kawasan Wisata Lembah Anai dan Istano Pagaruyung

Asita Sumbar Minta Pemkab Tanah Datar Kelola Serius Kawasan Wisata Lembah Anai dan Istano Pagaruyung
Ketua DPD Asita Sumbar H. Ian Hanafiah (kanan) ketika menjadi nara sumber dalam pembahasan RPJMD Kabupaten Tanah Datar. (ist)
Kamis, 19 Mei 2016 12:24 WIB

TANAH DATAR - Asosiasi perusahan perjalanan Indonesia (Asita) Sumbar memujikan niat Pemkab Tanah Datar memajukan industri pariwisata. Untuk itu, dalam melaksanakan progam pembangunan ke depan, hendaknya fokus dan menetapkan destinasi unggulan, sehingga wisatawan yang berkunjung tidak hanya sekedar melihat-lihat.

Penegasan ini disampaikan Ketua DPD Asita Sumbar Ian Hanifiah, ketika memberikan sumbang saran pada kegiatan penyusunan RPJMD Kabupaten Tanah Datar, Selasa (17/5/2016) lalu.

Disebukan CEO Ero Tour ini, potensi budaya sangat diminati para wisatawan untuk datang ke Tanah Datar. Ada Istano Pagarurung, atraksi pacu jawi, lembah anai dengan air terjun dan kawasan mega mendungnya.

"Tapi, saat ini masih belum dikelola dengan serius dan fokus. Misalnya Lembah Anai, rest areanya masih kecil dan tidak bisa para wisatawan leluasa, apa itu melakukan kegiatan dengan keluarga atau berbelanja," tegas Ian.

Tak hanya itu, kata Ian, Pemkab Tanah Datar juga harus memperbaiki akses masuk dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota ke Batu Sangkar dan akses Batu Sangkar- Sawahlunto.

"Untuk itu, mari bersama-sama bangkit, misalnya buat kalender event yang baik, Edukasi masyarakat akan pentingnya sadar wisata secara terprogram dan bukan hanya sesekali, termasuk pedagang kuliner, tukang parkir, pengelola objek wisata, souvenir serta Wali Nagari, Pemuka Masyarakat, Aparatur Pemerintahan," sambunya.

Ian juga meminta Pemkab dan Pengeloka pariwisata jeli melihat dan memanfaatkan potensi daerah tetangga. Dan juga hendaknya dilakukan beragam atraksi pariwisata yang pasif terus menerus. Misalnya dalam pertunjukan kesenian, lakukan pembinaan terhadap sanggar daerah yang dekat objek wisata dengan memberdayakan anak-anak dari masyarakat lokal.

Juga, katanya buat penyewaan sepeda, bendi dan betor dan lakukan pembenahan di area permainan rakyat secara tradisional dengan back to Nagari.

"Bisa saja dilakukan kegiatan go green, area untuk menanam pohon dan diberi nama si penanam. Juga bisa wisatawan diajak ke sawah menanam padi, membajak sawah, belajar tari, saluang dan gandang tasa," ujarnya sembari mengatakan agar dilakukan langkah dan pendidikan sadar wisata kepada seluruh elemen masyarakat. (***)

Editor:Calva
Kategori:Ekonomi, Badminton
wwwwww