Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton
Wonderful Indonesia 2016

Pasarkan Sport Tourism, Indonesia Tampil di Thailand Golf Expo 2016

Pasarkan Sport Tourism, Indonesia Tampil di Thailand Golf Expo 2016
Menpar Arief Yahya. (istimewa)
Kamis, 19 Mei 2016 11:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BANGKOK - Sport tourism juga akan terberkembang. Thailand Golf Expo 2016 membawa banyak keberkahan untuk industri wisata golf Indonesia. Dari hasil kuesioner yang dikumpulkan Kemenpar, Kemenpar, tercatat ada estimasi potensial transaksi sejumlah 921 pax dengan nilai sebesar US$ 1.338.871. Nilai itu kira-kira setara dengan Rp 17,8 miliar.

Kehadiran tim Wonderful Indonesia di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok, Thailand, 12-15 Mei 2016, memang membawa dampak positif. Paket wisata golf ke Bangka Belitung, Batam, Surabaya, dan Bogor, laku keras.

"Potensi membelanjakan uangnya lebih banyak karena golf adalah pasar kelas atas. Spending money-nya di atas rata-rata," papar I Gde Pitana, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, Rabu (18/5).

Dari Bangkok, Kemenpar mendapat masukan untuk mengembangkan wisata golf Indonesia. Salah satunya, dengan masuk ke berbagai turnamen golf internasional.

"Dari industri golf, ada saran untuk mengikuti turnamennya juga, bukan cuma expo-nya. Sasarannya dinilai lebih tepat di sana. Lebih ramai. Nanti kami kaji masukan dari industri golf tadi," tambah Pitana.

Tingginya potensial transaksi di Thailand Golf Expo 2016, disambut baik 11 industri golf yang ikut diboyong ke Bangkok. "Kami sangat terbantu. Thailand Golf Expo merupakan pameran pariwisata golf skala internasional terbesar di Bangkok. Yang datang lebih banyaknya golfernya," ujar Dian Ariati, Sales & Marketing Manager Tering Bay Golf & Country Club Batam.

Hal serupa diungkapkan oleh Noer Tjahyawati, Marketing Communication Manager Ciputra Golf, Club, & Hotel Surabaya. "Yang dilakukan oleh pemerintah sudah tepat. Marketnya sangat besar. Ini capaian yang harus terus diperkuat lagi di masa datang," kata Noer.

Sekedar gambaran, Thailand Golf Expo 2016 adalah partisipasi pertama Indonesia. Langkah ini merupakan salah satu upaya Kementerian Pariwisata untuk mendongkrak wisata golf di Indonesia. Selama empat hari expo, Kemenpar memfasilitasi 11 industri pariwisata untuk berhubungan dengan calon konsumen di Thailand.

Menpar Arief Yahya menyebut ratusan Padang Golf di tanah air yang standar dunia. Perbanyak tournamen yang mengundang peserta dari mancanegara. "Tidak ada yang lebih kompetitif harganya dari padang gold di Indonesia. Dengan fasilitas dan keindahan yang komplet dibandingkan dengan lapangan golf di negara lain," kata Arief Yahya. (*/dnl)

wwwwww