Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
15 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
11 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
10 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Pemerintah Kota Terus Tekan Angka Kemiskinan di Padang

Pemerintah Kota Terus Tekan Angka Kemiskinan di Padang
Wawako Padang Emzalmi berbicara di depan peserta Rakor Penanggulangan Kemiskinan. (Humas Padang/Faisal Siregar)
Rabu, 25 Mei 2016 08:03 WIB

PADANG – Untuk lebih mengoptimalkan program-program dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Kota Padang, Pemerintah Kota Padang melalui Bappeda mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan penanggulangan kemiskinan di salah satu hotel di Padang, Selasa (24/5/2016). Rakor yang dipimpin Wakil Walikota Padang, H. Emzalmi selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Padang itu, diikuti pimpinan SKPD terkait beserta seluruh stake holder internal dan eksternal TKPKD Padang.

Emzalmi mengatakan, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan angka kemiskinan merupakan salah satu bahagian penting dan menjadi agenda prioritas pembangunan Kota Padang oleh pemko pada 2014-2019. Di samping itu, hal tersebut juga masuk dalam 10 program unggulan Walikota dan Wakil Walikota, karena hal utama yang harus dilakukan bagi masyarakat.

"Alhamdulillah angka kemiskinan di Padang dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi. Dimana berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dari 2012 hingga 2014, tingkat kemiskinan mengalami penurunan sebesar 0,46 persen yang berjumlah 4,56 persen. ini berarti, dari jumlah penduduk Kota Padang saat ini lebih kurang 889.646 jiwa, hanya 40.700 jiwa yang masuk kategori penduduk miskin. Semoga di 2016 ini angka kemiskinan terus menurun,” imbuhnya.

Wawako juga menjelaskan, menurutnya kemiskinan itu dipengaruhi karena masih minimnya pendapatan kesehatan, lingkungan, geografis, gender serta akses terhadap barang dan jasa. Untuk menanggulanginya, maka dilakukan berbagai program penanggulangan kemiskinan yang dilakukan khususnya bagi 14 SKPD terkait dengan dukungan stake holder lainnya.

"Jadi melalui Rakor kali ini diharapkan, dapat meningkatkan program-program dalam percepatan penanggulangan kemiskinan di Padang secara terus-menerus. Semoga kita semua mencapai keselarasan dengan koordinasi yang baik satu diantara lainnya. Sehingga program-program terkait penanggulangan kemiskinan yang masih belum tepat sasaran atau tidak fokus sebelumnya bisa teratasi,” imbuh Wawako.

Dalam kegiatan tersebut menghadirkan nara nara sumber, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang, Rizal dan Ketua Baznas Padang, Epi Santoso. (David)

Editor:Calva
Kategori:Voli, Badminton
wwwwww