Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
16 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
21 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
22 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Soal Kapolri, I Putu Sudiartana: Kami di DPR Masih Menunggu Presiden

Soal Kapolri, I Putu Sudiartana: Kami di DPR Masih Menunggu Presiden
Anggota Komisi III DPR RI, Iputu Sudiartana. (GoNews Group)
Selasa, 14 Juni 2016 14:36 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Anggota Komisi III DPR RI dari fraksi Demokrat Iputu Sudiartana kembali menegaskan, soal calon Kapolri yang baru adalah hak dan domain Presiden Joko Widodo.

"Soal Kapolri kami belum dapat masukkan nama, karena memang domain Pak Presiden, hak prerogatif Presiden, jika beliau sudah memberikan nama-nama calon ya kita siap fit and proper test," ujar Iputu Sudiartana kepada GoNews Group, Selasa (14/06/2016) di DPR RI, Senayan Jakarta.

"Kita percaya Presiden tidak akan membiarkan masalah ini berlarut-larut, beliau pasti akan memilih calon Kapolri. Sementara untuk nama-nama yang belakang munculnya saya belum bisa menyebutkannya," timpalnya.

Dengan munculnya ama-nama calon Kapolri yang sudah ramai di media, maka menurutnya pihak medialah yang harus membatu menyampaikannya ke Presiden. "Nah dengan demikian ada masukan juga buat Presiden, disini media juga ikut berkontribusi," tukasnya.

Dirinya juga mengakui, masih menunggu hasil evaluasi dan verifikasi penilaian dari kompolnas, yang kemudian akan disampaikan kepada Presiden.

"Presiden akan menyampaikan sesegera mungkin sesuai dengan perintah undang-undang dan kita siap melaksanakan Fit proper test dan akan melaporkan kembali ke Presiden. Kami di DPR akan segera mengusulkan agar nama-nama calon tersebut bisa diajukan dalam bulan Juni ini," pungkasnya. ***

wwwwww