Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
2 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
4
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
2 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
5
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
2 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
2 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Fraksi Demokrat Akan Telusuri Alasan Presiden Jokowi Pilih Tito sebagai Kapolri

Fraksi Demokrat Akan Telusuri Alasan Presiden Jokowi Pilih Tito sebagai Kapolri
Calon Kapolri yang diusulkan Presiden Jokowi, Komjen Pol Tito Karnavian. (istimewa)
Rabu, 15 Juni 2016 15:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Didik Mukrianto mengatakan pihaknya akan menelusuri alasan Presiden Joko Widodo mengusulkan Komjen Tito Karnivan sebagai pengganti Kapolri Badrodin Haiti.

"Memang ada jenjang dilompati. Ini ada rasionalissi Preaiden kenapa pilih angkatan 87. Apakah ini terbaik dan punya kemanfaatan lebih, ini kita eksplor," akunya di Gedung DPR Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Ia mengatakan, anggota DPR tetap memiliki hak untuk menyetujui usulan ini atau tidak. Karena sesuai aturan, usulan itu harus mengikuti proses di parlemen.

"Di DPR sesuai kewenangan, setelah surat itu ke pimpinan, komisi III akan agendakan Fit and Propert Test kembali dan pastikan apakah yang diajukan ini kader terbaik polri," tukasnya.

"Dan konsolidasikan karena tugas polri makin berat. Kita akan liat bagaimana hasil tes nanti dan kita gunakan hak untuk setuju atau tidak," pungkasnya. ***

wwwwww