Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
12 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Memalukan! Kadisprasjaltarkim Sumbar Ditangkap KPK, Gubernur Irwan Prayitno Belum Bersikap

Memalukan! Kadisprasjaltarkim Sumbar Ditangkap KPK, Gubernur Irwan Prayitno Belum Bersikap
Sekda Sumbar Ali Asmar.
Kamis, 30 Juni 2016 04:54 WIB
Penulis: Sutan Edy M

PADANG - Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman (Prasjaltarkim) Sumbar Ir. Suprapto, M.Si dan seorang pengusaha berinitial YA (juga kader Demokrat) ditangkap anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Padang, Selasa (29/6/2016) malam. Keduanya diduga terkait kasus tangkap tangan anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat I Putu Sudiartana di Jakarta pada saat hampir bersamaan.

Namun, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno belum dapat berbuat apa-apa dalam menyikapi persoalan yang membelit seorang pejabat kepala SKPD Sumbar itu.

“Hingga kini, kami (gubernur, wakil gubernur dan sekdaprov) belum dapat berbuat apa-apa, karena masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari aparat berwenang,” kata Sekdaprov Sumbar Ali Asmar kepada wartawan di kantor gubernur Sumbar, Rabu (30/6/2016).

Menurut Ali Asmar, informasi tentang penangkapan itu dia peroleh dari isteri Suprapto sendiri, beberapa saat setelah penangkapan. Begitu ditangkap, Suprapto diinapkan di Mapolda Sumbar dan keesokan paginya diberangkatkan dari BIM ke Jakarta. Sedang isterimya yang kebetulan pula sedang berada di Padang, sudahkembali lagi ke Jakarta,” ucap pria bertubuh tambun itu.

Ditanya tentang sikap yang akan diambil gubernur atau pemprov Sumbar terhadap pejabat kepala SKPD ini, Ali Asmar mengaku masih menunggu perkembangan penyelidikan lebih lanjut. Sebab, hingga kini status Suprapto sendiri belum jelas, apakah sebagai saksi atau tersangka. Karena itu, upaya pemberian bantuan hukum bagi Suprapto atau mengangkat pejabat pelaksana tugas untuk menggantikan posisinya sehari-hai juga belum bisa dilaksanakan.

Sementara disinggung tentang adanya pihak lain yang diduga terlibat dan ditangkap anggota KPK dalam waktu bersamaan dengan Suprapto di Padang, Ali Asmar mengaku tidak tahu.

“Kami Cuma mendapat laporan, bahwa yang ditangkap itu cuma Supapto terkait dengan penyalahgunaan dana APBN, yang lainnya belum dapat informasinya,” tambah Ali Asmar.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, Suprapto ditangkap anggota KPK di salah satu kamar hotel berbintang di Padang. Bersama dia juga ditangkap seorang pengusaha berinitial YA, yang dikenal dekat dengan Suprapto. Keduanya ada kaitan dengan sepak terjang I Putu Sudiartana, politikus Demokrat yang berhubungan dengan sejumlah proyek infrastruktur di wilayah selatan Sumbar.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh konfirmasi lebih jauh soal yang satu ini. Sedang suasana kantor Dinas Prasjaltarkim Sumbar ini terlihat sepi, pasca penangkapan Suprapto dan penyegelan ruang kerjanya. ***

Editor:Calva
Kategori:Beladiri, Badminton, Sumatera Barat
wwwwww