Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Riau

Hingga Adzan Subuh, Puluhan Buruh Kebersihan 'Berkemah' di Kantor Walikota Pekanbaru

Hingga Adzan Subuh, Puluhan Buruh Kebersihan Berkemah di Kantor Walikota Pekanbaru
Puluhan buruh kebersihan di Pekanbaru bermalam di depan Kantor Walikota Pekanbaru. (Foto: Ratna SD)
Kamis, 30 Juni 2016 04:45 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Aliansi buruh kebersihan di Pekanbaru tetap melanjutkan aksi unjuk rasanya untuk menuntut pencairan gaji kebersihan yang belum dibayarkan oleh PT MIG dan Pemko Pekanbaru. Hingga Kamis (30/6/2016) pagi, puluhan massa masih bertahan di bawah tenda terpal yang mereka dirikan di depan gerbang kantor Walikota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Riau.

"Kami akan tetap disini karena mereka tidak ada janji pasti. Mereka tidak respon secara nyata," ungkap salah seorang peserta unjuk rasa, Adi Wahyudi kepada GoRiau.com, Kamis pagi, pukul 04.00 WIB.

Pantauan GoRiau.com di lapangan, sebagian dari puluhan massa yang tidur beralaskan tikar tanpa selimut tersebut tampak kelelahan dan pulas. Lalu, sebagiannya lagi tampak duduk santai sembari melihat lalu lalang kendaraan yang melintas di Kantor Walikota Pekanbaru.

"Ya kami kayak gini, ini aja belum sahur. Kami tidak punya uang lagi. Adanya air putih aja. Mana tau aja mbak mau bantu makan sahur kami," sebutnya.

Ditegaskan oleh Adi, aksi 'berkemah' tersebut akan dilakukan hingga PT MIG dan Pemko Pekanbaru benar-benar mencairkan tunggakan gaji mereka terhitung bulan April dan Mei.

Hingga berita ini diturunkan selepas adzan subuh, puluhan massa belum membubarkan diri. ***

Kategori:Voli, Riau, Olympic
wwwwww