Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
11 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
17 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
9 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
7 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
6 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  Badminton

Gempa Bumi Pasaman Sumbar, Ternyata Dipicu Sesar Aktif, Ini Penjelasanya

Gempa Bumi Pasaman Sumbar, Ternyata Dipicu Sesar Aktif, Ini Penjelasanya
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. (istimewa)
Senin, 11 Juli 2016 02:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - pada hari Minggu (10/7/2016), gempa bumi tektonik mengguncang sebagian besar wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya.

Daeri hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini terjadi pada pukul 16.31.58 WIB dengan kekuatan M=5,4 Skala Richter. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,21 LU dan 100,08 BT, tepatnya di darat pada jarak sekitar 10 kilometer arah baratdaya Kota Pasaman, Sumbar pada kedalaman hiposenter 10 kilometer.

Berdasarkan analisis peta guncangan (shakemap) BMKG, tampak bahwa guncangan gempabumi ini dirasakan di Pasaman dan sekitarnya dalam skala intensitas II SIG-BMKG (IV MMI), selanjutnyadi Padang Panjang, Sicincin, Payakumbuh, Bukit Tinggi, Tanah Datar dalam intensitas II SIG-BMKG (III MMI) dan di Padang dan Pakanbaru intensitas I SIG BMKG (II MMI)

Di Pasaman dan sekitarnya gempabumi dirasakan cukup kuat oleh orang banyak, sementara benda-benda tergantung berayun dan jendela kaca bergetar.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi yang terjadi merupakan gempabumi kedalaman dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Sesar aktif yang dimaksud adalah zona Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone). Dugaan kuat segmen yang aktif dan memicu gempabumi saat ini adalah segmen Sesar Sumpur dengan laju geser 1 cm/tahun.

Terkait peristiwa gempa bumi yang mengguncang sebagian besar wilayah Sumatera Barat, hingga berita ini dibuat belum ada laporan mengenai kerusakan, untuk itu kepada seluruh warga masyarakat Sumatera Barat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggungjawab krn berdasarkan monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya gempa susulan yang lebih besar. (***) Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKGTwitter: @daryonobmkg[10/7 18.01] daryonobmg: Ada 2 kali gempa susulan.dgn.kekuatan 4,3 SR dan 3,4 SR

wwwwww