Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
6 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
5 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
9 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
6
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
5 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Home  /  Berita  /  Badminton

Kabupaten Solok Kembangkan Sekolah Berbasis Pesantren

Kabupaten Solok Kembangkan Sekolah Berbasis Pesantren
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Zulfadli bersama Bupati Solol, H. Gusmal saat berada di SMPN 1 Gunung Talang.
Kamis, 14 Juli 2016 10:18 WIB
Penulis: Dafrizal
SOLOK - Sekolah sebagai salah satu tripusat pendidikan merupakan sarana yang sengaja diciptakan oleh manusia untuk mengemban tugas memanusiakan manusia. Karena itu Dinas pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupten Solok, mulai tahun pembelajaran 2016/2017 di tiap kecamatan akan membentuk sekolah yang berbasis pesantren.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Zulfadli, S.Pd, MM, sekolah bertujuan mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Untuk itu, tambahnya, tujuan sekolah bebasis pesantren mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab.

"Tujuannya terasa abstrak dibandingkan dengan tujuan institusional, tujuan kurikuller, dan tujuan pembelajaran yang lebih terperinci dan kongkrit," tambah Zulfadli.

Namun perlu dicermati dan dipahami tujuanĀ  pendidikan itu bersifat seperti induk tujuanĀ  pendidikan yang lainnya.

Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui dan memahami tujuan sekolah bebasis agama secara benar dan tepat. Hal ini dimaksudkan agar proses pembelajaran atau penyelenggaraan pendidikan bertitik tolak dan bermuara pada tujuan tersebut. ***

Editor:W Leto Tapays
Kategori:Umum, Badminton
wwwwww