Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
2
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
24 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
7 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
3 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
9 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

'Dituduh Gombal Oleh Banteng, Pohon Beringin Tetap Ngotot Usung Jokowi'

Dituduh Gombal Oleh Banteng, Pohon Beringin Tetap Ngotot Usung Jokowi
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Agun Gunanjar. (Muslikihin/GoNews)
Rabu, 20 Juli 2016 16:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Rencana pengusungan Golkar terhadap Joko Widodo sebagai Presiden RI periode 2019-2024, PDIP anggap hanya rayuan gombal dan memberikan angin surga bagi sang Presiden saat ini.

Namun tudingan tersebut dibantah oleh kader Partai Golkar yang juga Anggota Komisi I DPR RI, Agun Gunanjar. "Iya apa yang disampaikan teman kita di PDIP biarkan sajalah, yang terpenting kita menganggap, sangat bodoh jika Golkar tidak mengusung pak Jokowi. Karena partai kita sesuai dengan namanya, merupakan partai karya kekaryaan. Saat ini dari beberapa lembaga survei termasuk di internal kita, nama pak Jokowi masih tetap teratas," ujar Agun kepada GoNews.co, Rabu (20/07/2016) di Nusantara III DPR/MPR Jakarta.

Meskipun demikian, Agun juga mengakui, keputusan tersebut belumlah final dan masih akan dibahas dalam Rapimnas yang akan digelar 28 Juli 2016 mendatang. "Belum selesai, kita akan mempertimbangkan tentang wacana, gagasan pemikiran apa yang terbaik, melakukan kajian, termasuk sumbangan pemikiran sitem pemilu kita mendatang akan seperti apa. Dalam Rapimnas nanti, kita memandang amat teramat bodoh kalau tidak segera mengusung pak Jokowi. Kerana dalam pandangan saya, sudah saatnya dan harus Golkar mengusung Jokowi," bebernya.

"Golkar itu partai karya ke karyaan, sosok pemimpin kedepan memang ada di Jokowi. Sampai hari ini kita survei masyarakat masih berharap jokowi. Kita tidak bicara telat atau kecepatan, tapi kita tetap melihat memang pak Jokowi yang tepat," tukasnya.

Sementara itu, disinggung apakah dukungan tersebut merupakan upaya Golkar akan mengusung kadernya menjadi Wakil Presiden, Agun Ginanjar dengan tegas menjawab belum ada upaya yang mengarah ke Cawapres.

"Salam Rapimnas nanti kita belum membicarakan soal wakil presiden. Karena kita ingin bertahap. Tidak menutup kemungkinan kader golkar juga berpeluang diusung jadi wakil presiden, tapi kita belum menetapkan itu. Yang jelas kita fokus mengusung pak Jokowi jadi presiden kembali di 2019 mendatang," pungkas Agun yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pansus Wawasan Nusantara. (***)

wwwwww