Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Umum

Juara Pertama se Aceh, Dede Andriani ikut O2SN Tingkat Nasional

Juara Pertama se Aceh, Dede Andriani ikut O2SN Tingkat Nasional
Siswi SMP Luar Biasa Kota Langsa, Dede Andriani
Kamis, 21 Juli 2016 21:00 WIB
Penulis: Dedek
LANGSA - Meskipun memiliki kertebatasan, namun tak membuat Dede Andriani siswi Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) Kota Langsa menyerah, dan terbukti ia berhasil meraih juara satu dalam even Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) untuk tingkat Provinsi Aceh.

Orang tua siswa, Armansyah, kepada GoAceh, Kamis (21/7), mengatakan, anaknya telah berhasil menjuarai O2SN untuk tingkat Provinsi Aceh dengan jenis perlombaan Boce yang dilaksanakan di Banda Aceh.

Atas keberhasilan itu, anaknya dijadwalkan pada tanggal 24-29 Juli 2016 mendatang akan berada di Jakarta mengikuti perlombaan O2SN tingkat Nasional." Saya berharap doa serta dukungan semua pihak agar anak saya bisa meraih juara tingkat Nasional," harapnya.

Sambung Arman, walaupun anaknya dalam kondisi yang tidak normal atau cacat fisik serta memiliki daya pikir yang di bawah rata-rata orang normal, tapi mampu membanggakan dengan mengukir prestasi hingga ke tingkat Nasional.

"Saya bangga melihat anak saya bisa meraih prestasi, meskipun kekurangan pada dirinya tak mengurungkan niatnya untuk memberikan prestasi yang baik dalam ajang O2SN serta bisa membawa nama besar Kota Langsa dikancah Nasional," terang Armansyah.

Dede, kata Arman, terlahir dalam kondisi cacat fisik karena di saat lahir Aceh masih dilanda konflik dan pada waktu itu terjadi kisruh di sekitar tempat tinggalnya di Kota Meulaboh. Kemudian, istrinya Lismaidar saat mengandung Dede pernah terjatuh sewaktu menyelamatkan diri maka, sehingga saat melahirkan kondisi anaknya cacat fisik.

Ia menambahkan, sang buah hatinya selain cacat juga mengalami keterbelakang mental, namun tak menyurutkan dianya (Dede) untuk meraih prestasi yang cemerlang lewat ajang O2SN untuk perlombaan Boce hingga ke senayan.

Anaknya yang lahir di Meulaboh 21 Oktober 2000 silam, memiliki impian yang luar biasa dimana dirinya ingin menunjukkan jati dirinya kepada kedua orang tuanya, bahwa kekurangan yang dimilikinya menjadi pemicu untuk menuju impian cemerlang sukses mengharumkan nama Kota Langsa pada kancah Nasional.

Masih kata Arman, ia berkeyakinan besar dan optimis bahwa anaknya bisa berjuang kelak di Jakarta, dan sangat berharap dirinya bisa mendampinginya pada saat mengikuti perlombaan."Saya sangat berkeinginan sekali bisa mendampingi anak saya di Jakarta, namun secara finansial belum ada. Mudah-mudahan ada pihak-pihak yang bisa membantu dirinya," tutupnya.

Kategori:Umum
wwwwww