Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
8 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

PT PHE Diminta tidak Manfaatkan Tenaga Kerja Luar Daerah

PT PHE Diminta tidak Manfaatkan Tenaga Kerja Luar Daerah
PT. Pertamina Hulu Energi. (Ist)
Kamis, 21 Juli 2016 18:07 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON- Masyarakat di wilayah binaan PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) meminta kepada perusahaan itu agar dapat membuka peluang tenaga kerja bagi mereka, Kamis (21/8/2016).

"Sejak berdirinya Exxon Mobil Oil Inc hingga kini dikuasai oleh PHE, tenaga kerja yang dimanfaatkan berasal dari luar daerah. Kami ingin PHE dapat memanfaatkan tenaga kerja di wilayah binaan saja," kata Ketua Forum Masyarakat Nibong (FMN), Mansyari kepada GoAceh, Kamis (21/7/2016).

Masyari menyebut, wilayah binaan PHE itu meliputi lima kecamatan, yakni Kecamatan Syamtalira Aron, Nibong, Tanah Luas, Matangkuli dan Kecamatan Pirak Timu. Menurut Mansyari, masyarakat di lima kecamatan ini belum pernah dimanfaatkan sebagai tenaga kerja di perusahaan yang terletak di Kecamatan Nibong itu.

"Kami pernah mendapat kabar dari salah seorang bekas karyawan PHE, dalam waktu dekat perusahaan itu akan menyervis sumur-sumur gas yang sudah tua di areal PHE. Dengan adanya kegiatan itu, setidaknya kami bisa dipakai sebagai buruh saja," harapnya.

Hal sama juga disampaikan Ketua Forum Komunikasi Pemberdayaan Pemuda Aceh (FKPPA), Razali. Ia juga berharap kepada PHE agar dapat memanfaatkan tenaga kerja dari lima kecamatan itu.

"Jika sumur tua itu diservis, kami harap janganlah dipakai tenaga kerja luar daerah agar tidak terjadi konflik mis komunikasi antara PHE dengan wilayah binaannya," kata Razali.

Kategori:Badminton, PON
wwwwww