Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton
Pesona Indonesia 2016

Jabar, Kaltim dan Papua Pastikan Turut Serta di Festival Cisadane 2016

Jabar, Kaltim dan Papua Pastikan Turut Serta di Festival Cisadane 2016
Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya. (istimewa)
Selasa, 26 Juli 2016 09:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sebagai kota yang dekat dengan ibukota Jakarta, Pemerintah Kota Tangerang tidak mau kehabisan atraksi untuk para wisatawan. Kota yang terkenal dengan industrinya itu kembali akan akan menggelar Festival Cisadane 2016 yang akan berlangsung pada 30 Juli hingga 6 Agustus 2016, mendatang di Bantaran Sungai Cisadane.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporparekraf) Kota Tangerang Rina Hernaningsih menjanjikan gelaran budaya tahunan kali ini akan berlangsung lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya.

”Salah satunya adalah jumlah peserta perahu naga yang terlibat lebih banyak dari berbagai wilayah. Peserta tersebut meliputi perwakilan Jawa Barat sebanyak empat tim, Banten empat tim meliputi kota dan kabupaten, Kalimantan Timur dua tim, Cilacap dua tim bahkan hingga keikutsertaan peserta dari Papua. Kami akan berusaha tampil beda di festival ini,” ujar Rina dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut Rina mengungkapkan, Festival Cisadane tahun ini salah satunya bertujuan agar Sungai Cisadane menjadi lebih semarak. "Kita juga adakan dayung pelajar dan kayak, intinya kali harus penuh terlihat, bisa dinikmati oleh siapapun," ujarnya. Rina juga memaparkan,pihaknya juga akan menghadirkan stand khusus UKM sebagai bentuk upaya pemberdayaan masyarakat yang menjalankan usaha.

Tak ketinggalan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Tangerang dan 13 Kecamatan turut memeriahkan Festival Cisadane. “Nanti akan ada produk unggulan Kota Tangerang yang disajikan para UKM. Kalau SKPD dan Kecamatan mereka menginformasikan seputar pembangunan dan ada juga berbentuk pelayanan seperti akta sehari jadi oleh Dukcapil dan lainnya, kita akan kombinasikan dengan baik, karena kami daerah dekat Jakarta, harus mampu tampil beda,” imbuhnya.

Selain menjadi hiburan masyarakat, lanjut Rina, Festival Cisadane juga sebagai upaya pelestarian budaya. Dimana dalam penyelenggaraan tersebut akajjjjhn diadakan parade perahu hias dan lomba tari tradisional. Kemudian ada pentas seni Beksi Tarian Lenggang Cisadane, Palang Pintu dan lainnya.

“Lomba perahu itu sudah ada sejak lama dan tari tradisional yang kian surut peminatnya. Ini yang harus kita lestarikan sebagai aset Kota Tangerang agar tidak terjadi kepunahan, sebagai keunggulan kami juga di bidang Pariwisata,” tuturnya.

Rasanya belum terlupakan kemeriahan Festival Cisadane yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang pada tahun 2015 silam. Festival rakyat ini berhasil menyedot jutaan perhatian masyarakat, bukan hanya masyarakat Kota Tangerang melainkan juga masyarakat dari luar Kota Tangerang.

Wakil Wali Kota Tangerang Sahrudin mengatakan bahwa festival ini adalah festival rakyat, dimana berbagai acara akan dihadirkan untuk masyarakat yang pastinya juga melibatkan masyarakat. "Berbagai potensi akan dihadirkan disini, berbagai karakter budaya yang berkembang di kota ini akan dihadirkan, ini akan menjadi salah satu sarana untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Penyelenggaraan festival ini bertujuan untuk melestarikan budaya sekaligus mempromosikan objek wisata yang ada di Kota Tangerang,” tandasnya.

“Melibatkan dan mengundang daerah lain untuk tampil di Festival CIsadane itu akan menambah kuat status festival itu. Semakin menasional, semakin heboh, semakin berkesan dan menghibur public dengan tontonan yang asyik. Tangerang itu diuntungkan oleh posisi yang dekat dengan Jakarta. Market terbesar itu Jakarta. Jadi kalau bisa menarik orang Jakarta dengan berbagai event, itu sudah istimewa buat Tangerang,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya selalu melihat destinasi itu dalam tiga framework, yang dia sebut 3A. Yakni atraksi, akses dan amenitas. Tangerang, tidak ada masalah dengan akses dan amenitas. Tetapi perlu lebih banyak dan lebih kreatif di atraksi, karena berbasis pada man made. “Perbanyak atraksi, naikkan kualitas atraksi, maka wisatawan akan datang,” kata dia. (*/dnl)

wwwwww