Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Berawal Menegur karena Berpelukan di Kantin Sekolah, Guru di Tembilahan Malah Kaget Setelah Mendengar Pengakuan Muridnya

Berawal Menegur karena Berpelukan di Kantin Sekolah, Guru di Tembilahan Malah Kaget Setelah Mendengar Pengakuan Muridnya
Ilustrasi
Selasa, 02 Agustus 2016 19:38 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Semula, seorang guru di salah satu sekolah yang ada di Tembilahan, Inhil, Riau berinisial IN memanggil dua orang muridnya untuk datang ke rumahnya pada bulan Juni lalu.

Tidak hanya sang murid, ia juga memanggil wali dari muridnya itu. Saat di rumahnya itulah, ia menceritakan kepada sang wali bahwa kedua muridnya itu tengah berpacaran.

Ia pun meminta kepada kedua muridnya yang berinisial D dan R itu, agar tidak lagi berpelukan di area kantin sekolah.

Namun tak disangka, pengakuan mengejutkan pun keluar dari mulut D, siswi 16 tahun itu, mengaku bahwa ia dan R tidak hanya berpelukan, namun sudah tiga kali melakukan hubungan layaknya suami istri.

Mendengar itu, kakak D yang datang menjadi walinya itu merasa terkejut, apalagi adiknya itu masih berstatus pelajar dan di bawah umur.

Tidak senang dengan apa yang menimpa adiknya, kakak D pun mendatangi Mapolres Inhil, Selasa (2/8/2016) untuk melaporkan kejadian itu.

Paur Humas Polres Inhil, Ipda Heriman Putra menjelaskan, bahwa laporan tentang tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur itu, diterima sekitar pukul 12.00 WIB.

''Terlapor belum diamankan, pihak kepolisian masih melakukan pengusutan lebih lanjut,'' sebut Ipda Heriman Putra.***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww