Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Dihadapan 5 Menteri, Darmin Sindir Kebakaran Hutan Tak Pernah Beres dan Lokasinya Itu-itu Saja

Dihadapan 5 Menteri, Darmin Sindir Kebakaran Hutan Tak Pernah Beres dan Lokasinya Itu-itu Saja
Protes mahasiswa saat terjadi bencana Kabut Asap di Riau. (istimewa)
Jum'at, 12 Agustus 2016 02:35 WIB
JAKARTA - Merasa jengah dengan persoalan kebakaran lahan serta kabut asap yang sering terjadi dan tak kunjung ada penyelesaian, Menko Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (11/08/2016).

Rencananya, hasil rapat tersebut bakal dibawa pada saat rapat terbatas bersama Presiden Jokowi.

Menurut Menko Darmin, setiap kali terjadi kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, pemerintah terkesan tidak mampu segera memadamkannya.

"Pembahasan soal pencegahan kebakaran ini penting. Karena setiap kali kebakaran sudah terjadi, kita enggak sanggup cepat memadamkannya, kata Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Kamis (11/08/2016).

Selanjutnya mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini menyebut data karhutla dalam 18 tahun terakhir adalah mayoritas terjadi pada lahan gambut. Dan Kini, kebakaran juga terjadi di lahan gambut, melahirkan kabut asap tebal yang mengganggu kesehatan serta kegiatan ekonomi masyarakat.

"Anehnya, kebakaran terjadi di daerah itu-itu saja. Sebaran hot spot atau lokasi kebakaran, cenderung terjadi di daerah yang sama, seperti Riau, Sumsel dan Kaltim," sindir Darmin.

Menurutnya, upaya pencegahan kebakaran harus melibatkan seluruh pihak yang terkait. Baik pemerintah pusat, swasta, pemerintah daerah, TNI dan Polri, serta masyarakat.

"Kalau perlu masyarakat internasional dapat terlibat dalam program pencegahan kebakaran. Sebab kalau kita berhasil mencegah kebakaran, emisi karbon akan lebih baik dan dunia turut menikmatinya," tandas Darmin.

Hadir dalam rakor ini adalah 5 Menteri. Kelimanya adalah Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (LHK) Siti Nurbaya, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. Selain itu, hadir pula Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, serta sejumlah pejabat dari kementerian/lembaga terkait. (***)

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Inilah.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Riau, DKI Jakarta
wwwwww