Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
16 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
18 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton
Ayo Indonesia Bisa!

Hendra/Ahsan Wajib Menang Untuk Amankan Tiket ke Perempatfinal

Hendra/Ahsan Wajib Menang Untuk Amankan Tiket ke Perempatfinal
Hendra/Ahsan, pasangan Ganda Putra Bulu Tangkis Indonesia. (PBSI)
Sabtu, 13 Agustus 2016 11:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Nasib pasangan ganda terkuat Indonesia, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan ditentukan pada pertandingan terakhir babak penyisihan Grup D.

Makanya, Hendra/Ahsan wajib mengalahkan pasangan Tiongkok, Chai Biao/Hong Wei untuk menempati posisi runner up grup sekaligus mengamankan tiket ke perempat final Ganda Putra Olimpiade Rio de Jeneiro 2016.

"Tak ada pilihan lain Hendra/Ahsan wajib menang dipertandingan terakhir penyisihan untuk memastikan tiket ke perempat final. Kalau mereka menang kalah maka peluangnya tertutup," kata Direktur Performa Tinggi (HPD) Perlombaan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Mimi Irawan.

Kewajiban memenangkan pertandingan itu merupakan dampak dari kekalahan Hendra/Ahsan dari pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa pada pertandingan ketat 1-3, Jumat (12/8) siang waktu setempat atau Jumat malam WIB.

Hendra/Ahsan dipaksa menyerah 17-21 pada game pertama sebelum menyamakan kedudukan dengan kemenangan 21-16 di game kedua. Hendra/Ahsan kembali menyerah dengan skor 14-21 di game penentuan.

"Hendra/ Ahsan mengalami kekalahan karena banyak membuat kesalahan. Kita berharap kesalahan itu tidak terulang saat menghadapi pertarungan penentuan," katanya.

Sebelumnya, Hendra/Ahsan mengalahkan Manu Attri/Reddy B. Sumeeth (India) pada pertandingan pembuka dengan dua game langsung, 21-18 dan 21-13. (***)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww