Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
21 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
16 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
18 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
14 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton
Isu Rasisme Jelang Pilkada DKI

Tuduh DPP Gerindra Rasis, Hari Ini Ahok Bakal Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Tuduh DPP Gerindra Rasis, Hari Ini Ahok Bakal Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Ilustrasi Ahok vs Gerindra. (net)
Sabtu, 13 Agustus 2016 12:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman, siang ini resmi melaporkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya.

Laporan tersebut menurut Habiburrohman, adalah bentuk ketidak puasan atas pernyataan Ahok, soal rasis yang dituduhkan ke DPP Gerindra. "Laporan ke Polisi, Ahok harus buktikan siapa yang rasis? Ahok saya laporkan atas dugaan fitnah terkait statement Ahok di media massa kemarin bahwa banyak oknum partai Gerindra yang menyerangnya dengan isu SARA," ujarnya kepada GoNews.co, Sabtu (13/08/2016), di Jakarta.

Menurutnya, laporan tersebut akan ia sampaikan siang ini pukul 14.00 WIB.

"Kami tidak terima dibilang rasis karena justru Gerindra adalah salah satu pelopor perjuangan melawan rasisme. Ahok jangan ajari bebek berenang, Jika kami rasis tentu kami tidak akan mencalonkan Ahok sebagai wagub pada tahun 2012," tegas dia.

Kata dia, nilai anti rasisme tertuang jelas dalam Pasal 60 Anggaran Dasar Partai Gerindra yang berbunyi "kami kader Partai Gerindra bertekad membangun suatu masyarakat Bhineka Tunggal Ika yang melindungi segenap tumpah darah Indonesia apapaun sukunya, apapaun agamanya, apapaun rasnya dan apapun latar belakang sosialnya.

"Kami khawatir pernyataan Ahok soal isu SARA justru dilakukan sebagai bentuk diving politik murahan agar terkesan menjadi korban rasisme dan didzalimi hanya untuk mendapat simpati publik dan menutupi kekurangannya," bebernya.

"Kami mempertanyakan track record Ahok dalam perjuangan melawan rasisme. Karena kami baru mendengar dia bicara anti rasisme akhir-akhir ini," timpal Habiburakhman.

Tindakan rasisme menurut dia adalah, tindak pidana yang mempunyai sanksi pidana sebagaimana diatur UU Nomor 40 Tahun 2008. Tuduhan ada oknum Gerindra yang rasis adalah tuduhan serius yang harus dibuktikan secara hukum oleh Ahok.

"Jika Ahok tidak bisa membuktikannya maka kami akan menempuh jalur hukum. Perlu kami tegaskan bahwa memfitnah orang yang tidak rasis sebagai rasis hanya demi kepentingan politik lebih kejam dari tindakan rasis itu sendiri," pungkasnya. (***)

wwwwww