Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton
Peringatan HUT Kemerdekaan RI

Mengharukan, Bocah Berusia 8 Tahun di Sulsel Ini Ikut Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa Karena Ingin Kenang Jasa Pahlawan

Mengharukan, Bocah Berusia 8 Tahun di Sulsel Ini Ikut Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa Karena Ingin Kenang Jasa Pahlawan
Azizah, bocah usia 8 tahun yang ikut mengarak bendera Raksasa di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. (Arsyad/GoNews)
Minggu, 14 Agustus 2016 13:18 WIB
Penulis: Arsyad
BARRU - Azizah, anak usia 8 tahun yang masih duduk di bangku kelas sua Sekolah Dasar di Kabupaten Barru, Selawesi Selatan ini ikut dalam arak-arakan dan pengibaran bendera raksasa berukuran 405 meter yang dibawa mulai dari Depan Mapolres Barru hingga Alun-alun Colliq Pujie Kabupaten Barru, Minggu (14/8/2016).

Mungkin bagi sejumlah orang, arak-arakan tersebut hal biasa dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 71 ini. Namun ada kesan berbeda bagi Azizah, bocah ini mengaku tak hanya sekedar ikut-ikutan saja, namun keikutsertaannya dalam acara tersebut karena ingin mengenang jasa-jasa para pahlawan yang sudah gugur dalam mempertahankan NKRI.

Azizah sendiri mengaku ikut dalam arak-arakan tersebut tidak sendirian, selain anak-anak seusianya dia juga didampingi dengan sepupu dan kakaknya yang masih duduk dibangku SMA.

"Kan dulu tak ada pahlawan, hari ini kita gak bisa merayakan kemerdekaan. Saya ingin jadi pahlawan juga dengan ikut arak-arakan. Saya tadi sama kakak saya, yang didepan itu (sambil menunjuk anak remaja laki-laki didepannya)," ujarnya polos.

Dirinya juga mengaku tidak ada paksaan dari siapapun untuk mengikuti arak-arakan tersebut. "Saya mau ikut karna banyak orang juga, kan ramai gitu," tukasnya.

Dari pantauan GoNews.co, arak-arakan tersebut diikut sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Barru, mulai dari unsur TNI, Polri, Instantsi Pemerintahan, berbagai komunitas dan para pelajar.

Pelepasan arak-arakan bendera sepanjang 405 meter itu sendiri dilakukan langsung Wakil Bupati Barru Suardi Saleh, yang didampingi Kapolres Barru AKBP Darminto.

Sementara, Bupati Barru Andi Idris Syukur yang saat ini berstatus sebagai terpidana kasus PPTU, tidak tampak menghadiri acara tersebut. Dari informasi yang diterima GoNews.co, ketidak hadiran Bupati Barru karena sudah berstatus nonaktif sejak kemarin Kamis (12/08/2016).

Ketua Panitia Aswar mengatakan, dalam arak-arakan ini sendiri pihaknya juga bekerjasama dengan selurug elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Barru.

"Kita kerjasama juga dengan Mapolres Barru dan juga Kodim 1405/Mallusetasi. Alhamdulillah ternyata masyarakat antusias untuk datang dan mengikuti kegiatan ini," pungkasnya. (***)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Sulawesi Selatan
wwwwww