Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton

TdS 2016 Usai, Pebalap Iran Keluar Sebagai yang Terbaik

TdS 2016 Usai, Pebalap Iran Keluar Sebagai yang Terbaik
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ketika menutup TdS 2016 di kawasan Muaro Lasak Padang. (Biro Humas Sumbar)
Senin, 15 Agustus 2016 07:01 WIB

PADANG - Gubernur Sumatera Barat secara resmi menutup Tour de Singkarak 2016 yang dilaksanakan di kawasan tugu merpati perdamaian pantai Padang. Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Deputi Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf Raseno Arya, Walikota Padang Mahyeldi Ansarullah, Forkopimda Provinsi Sumatera Barat dan Kota Padang.

Dalam sambutan, Irwan Prayitno mengatakan, selama 9 hari kegiatan TdS telah berlangsung dengan aman, sebanyak 8 etape telah dilalui pebalap. Dengan dimulai grand start di Dermaga Danau Singkarak untuk etape 1, dan diakhiri dengan finish etape 8 di Monumen Perdamaian di Muaro Lasak, Kota Padang.

Ia menyebutkan kesuksekan TdS dari tahun ke tahun telah ikut mendorong pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata mengalami peningkatan. Promosi dengan TdS ini menjadikan kunjungan wisatawan untuk melihat keindahan destinasi wisata yang ada di Sumbar terus meningkat.

“Pemprov Sumbar sangat terbantu dengan kesuksesan TdS untuk ikut mendukung PAD melalui sektor pariwisata terus meningkat. Selain itu, dengan hadirnya TdS infrastruktur jalan juga mengalami kemajuan, dan semakin baik. Jadi event ini tak hanya sekedar olahraga balap sepeda, tapi ikut mendorong kemajuan Sumbar,” sebutnya Minggu (14/8/2016).

Meskipun telah berakhir, Gubernur meminta bupati/walikota untuk mendorong perbaikan pada destinasi wisatanya masing-masing. Sebab dengan ekpos dan promosi yang dilakukan media lokal, nasional dan internasional selama pelaksanaan TdS tersebut, maka akan berdampak terhadap peningkatan kunjungan wisatawan yang ingin melihat keindahan, dan kekayaan wisata di ranah minang ini.

“Tentunya telah banyak destinasi yang telah dipublikasi namun itu membutuhkan sentuhan kepala daerah. Jika itu masih kurang, maka promosi yang dilakukan ini akan menjadi percuma, kepuasan dari peserta dan official yang hadir ke Sumbar menjadi promosi yang ampuh bagi kemajuan pariwisata,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Sumbar memiliki banyak wisata yang sudah terkenal keindahannya mendunia, seperti Mandeh sebagai Raja Ampatnya Sumatera. Menurutnya, keindahannya itu tentunya membutuhkan promosi. Untuk itu, ia mengharapkan TdS agar terus dilaksanakan di Sumbar, dan makin meriah lagi. Hal itu tentunya dengan banyaknya peserta yang bakal mengikuti perlombaan yang dilaksanakan pada tahun 2017 nanti.

“Kami mengharapkan kepada Kementerian Pariwisata dapat memprioritaskan TdS untuk Sumbar. Seiring dengan itu saya meminta walikota/bupati untuk segera berbenah diri dalam perbaiki destinasi wisata yang ada pada masing-masing daerah,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf, Raseno Arya menyampaikan, TdS 2016 menjadi salah satu event terpopuler di dunia dan mesti terus ditingkatkan setiap tahunnya, baik dari segi penyelenggaraan maupun persiapan.

"Persiapan tahun ini relatif singkat, namun walaupun singkat tetapi berakhir dengan sukses, sehingga untuk tahun depan akan kita mulai persiapan di awal tahun", ujarnya.

Dia menambahkan, event seperti ini menjadikan sebuah momentum untuk meningkatkan pariwisata yang ada di Indonesia, tidak hanya ajang Tds, tetapi untuk event lain yang ada di Indonesia.

Selain penutupan, pada hari yang sama merupakan pelaksanaan etape terakhir yakni etape ke-8 yang dimulai dari Istana Bung Hatta, Bukittinggi dan finish di kawasan tugu merpati perdamaian pantai padang. Tampil sebagai juara adalah Amir Koladouz Hagh dari Pishgaman Cycling team Iran, sekaligus menjadi raja pada Tds 2016 dengan merebut tiga jersey kemenangan sekaligus, yakni polka dot jersey (kategori tanjakan), green jersey (kategori sprinter) dan yellow jersey (kategori pembalap tercepat).

Pada Tahun 2016 ini, secara keseluruhan peserta TdS menempuh jarak 1.070,4 km dengan melintasi 17 Kabupaten/ Kota se-Sumatera Barat. TdS 2016 secara resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Arief Yahya, Jumat (5/8/2016) di Dermaga Danau Singkarak, Kabupaten Solok dan esok paginya dilaksanakan Grand start (etape 1) pada tempat yang sama. ***

Editor:Calva
Kategori:Non Olympic, Badminton, Sumatera Barat
wwwwww