Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
9 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
8 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
8 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
8 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
12 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Badminton

Cegah Barang Ilegal Masuk ke Pekanbaru, 2 Kapal Motor asal Meranti dan Tanjung Pinang Dirazia Polsek SKP

Cegah Barang Ilegal Masuk ke Pekanbaru, 2 Kapal Motor asal Meranti dan Tanjung Pinang Dirazia Polsek SKP
Kapolsek SKP, AKP Didi Antoni saat menggeledah KM Sinar Indah Jaya di Pelabuhan Bunga Tanjung, Kecamatan Senapelan, Selasa pagi
Selasa, 16 Agustus 2016 12:18 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) menggelar operasi cipta kondisi (Cipkon) dengan sasaran kapal-kapal yang membawa barang ilegal di Pelabuhan Bunga Tanjung, Kecamatan Senapelan dan Pelabuhan Jaya, Kecamatan Limapuluh, Selasa (16/8/2016) pagi.

Kapolsek SKP, AKP Didi Antoni, Selasa (16/8/2016) mengatakan, razia yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu, sebuah kapal motor (KM) Sinar Indah Jaya yang berlayar dari Kepulauan Meranti yang bersandar di Pelabuhan Bunga Tanjung menjadi sasaran razia.

"Saat kita geledah, kapal yang membawa puluhan jeriken bekas kapasitas lebih kurang 25 liter itu, kita tidak menemukan adanya benda berbahaya ataupun barang ilegal," kata Didi.

Selain itu, Didi menuturkan, dengan kekuatan 13 personel, pihaknya melanjutkan operasi menuju ke Pelabuhan Jaya, Kecamatan Limapuluh. Sebuah kapal dari Tanjung Pinang, KM Bima Sakti turut dirazia. "Ada dua kapal yang kita geledah, tapi tidak menemukan adanya barang ilegal ataupun berbahaya," tuturnya.

Kapolsek menambahkan, meski tidak ditemukan adanya barang ilegal dan berbahaya, pihaknya memberikan imbauan kamtibmas kepada M Nazar, kapten KM Sinar Indah Jaya dan Zainal Abidin, Kapten kapal KM Bima Sakti serta para Anak Buah Kapal (ABK).

"Karena tidak menemukan barang ilegal, kita hanya berikan imbauan agar para kapten dan pemilik kapal untuk tidak melakukan aktifitas ilegal ataupun membawa benda-benda yang berbahaya," tutup Kapolsek.***

wwwwww