Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
15 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
14 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
12 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Ketua ICI: Kalau Penghuni DPRD Riau Masih Doyan Jengkol, Nggak Perlu Dibuatkan Toilet Seharga Mobil Alphard, Ini Menyakiti Rakyat

Ketua ICI: Kalau Penghuni DPRD Riau Masih Doyan Jengkol, Nggak Perlu Dibuatkan Toilet Seharga Mobil Alphard, Ini Menyakiti Rakyat
Ketua ICI, Darmawi Aris. (istimewa)
Kamis, 18 Agustus 2016 17:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Indonesian Coruption Investigasi (ICI) menyayangkan adanya renovasi Toilet DPRD Riau yang menelan anggaran mencapai Rp1 Miliar lebih. Bahkan menurut Ketua ICI Darmawi Aris, renovasi tersebut jelas menyakiti dan melukai rakyat.

"Saya mau tanya, apakah anggota dewan dan penghuni DPRD Riau ini masih doyan jengkol? Kalau masih sebaiknya gak perlu dikasih toilet yang harganya sama dengan mobil Alphard. Itu kan cuma tempat buang hajat, emang toiletnya terbuat dari emas? Inilah kadang-kadang yang tidak masuk akal dan hanya mementingkan perut sendiri," ujar Darmawi kepada GoRiau.com (GoNews Group), Kamis (18/08/2016) siang.

Darmawi yang juga menjabat sebagai pengurus Lembaga Melayu Riau Jakarta ini, juga menyangkan kesan foya-foya dalam rehab sejumlah fasilitas di gedung DPRD Riau tersebut.

"Apalagi saya dengar renovasi atap lapangan tenis juga miliaran, ini gunanya untuk apa? Berapa harga besi? Berapa harga atap? Jangan bodoh-bodohi rakyatlah, lihat kemiskinan di Riau cukup tinggi, belum lagi soal insfratuktur yang ada, punya otak tidak mereka itu," ungkap Darmawi dengan nada geram.

Seharusnya kata dia, anggaran tersebut digunakan terlebih dahulu untuk kepentingan masyarakat banyak. "Pendidikan, kesehatan dan infratuktur jalan ini yang harus jadi prioritas, kalau atap tenis siapa yang bisa menikmati? Cobalah anggota dewan yang terhormat sekali sekali jalan ke Rokan Hulu, Tembilahan, atau daerah lain, masih banyak jalan poros rusak, bahkan sulit ditempuh dengan kendaraan, mikir dong," tukas Darmawi.

"Tolong tulis yang besar, kalau perlu kasih huruf kapital, saya Darmawi selaku warga Riau, sudah gerah dengan penggunaan anggaran-anggaran yang tak sesuai dengan kondisi masyarakat disaat kesulitan ekonomi. Jangan-jangan toilet itu terbuat dari emas berlian? Ingat ya catat yang besar biar melek semua," pungkas Darmawi. (***)

wwwwww