Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
11 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
10 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Kejati Aceh Tahan 2 Tersangka Korupsi Dana Bansos Simeulue

Kejati Aceh Tahan 2 Tersangka Korupsi Dana Bansos Simeulue
Ilustrasi
Jum'at, 19 Agustus 2016 18:11 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Simeulue, menahan dua tersangka berinisial MR dan IDM, di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Jumat (19/8/2016).

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Raja Nafrizal, melalui Kepala Seksi Penegakan Hukum dan Humas Kejati Aceh, Amir Hamzah mengatakan, kedua tersangka ditahan karena terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) Dana Bantuan Sosial berbentuk hibah dari BNPB Pusat ke BPBD Simeulue tahun 2011 sebesar Rp3,14 miliar.

"Proses penahanan tersebut dilakukan sesuai Surat Perintah Kajari Simeulue, Nomor: Print- 348/N. 1.23/Ft. 1/08/2016, tersangka berinisial MR dan Nomor: ‎Print- 350/N. 1.23/Ft. 1/08/2016, tersangka bernisial DM yang disangkakan melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang Tipikor," ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum dilakukan proses penahanan, kedua tersangka terlebih dahulu diperiksa kesehatannya oleh tim dokter di Kejati Aceh.

‎"Sebelumnya kedua tersangka yang didampingi kuasa hukumnya juga sudah menjalani pemeriksaan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Simeulue di Kejati Aceh. Selanjutnya dilakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) II B Kajhu, Banda Aceh," jelas Amir Hamzah.

Ia menambahkan, kedua tersangka tipikor tersebut dibawa ke Rutan dengan pengawalan 6 anggota kepolisian Polres Simeulue yang dibantu oleh personel intelijen dan pidana khusus Kejati Aceh.

"Selama proses penahanan kedua tersangka, telah dilakukan penggalangan dan pengamanan baik secara terbuka maupun secara tertutup oleh personel intelijen Kejati Aceh, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," tambahnya.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Badminton, Beladiri
wwwwww