Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
8 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
10 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
11 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
13 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
9 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton

PFI Medan Nyatakan Boikot Lomba Foto yang Ditaja Puspen TNI

PFI Medan Nyatakan Boikot Lomba Foto yang Ditaja Puspen TNI
Surat pernyataan sikap PFI Medan yang dikirim ke Panitia lomba foto dan video Puspen TNI. (PFI Medan, untuk GoNews Group)
Selasa, 30 Agustus 2016 17:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Pewarta Fotografer Indonesia (PFI) Medan, Dedi Sinuhaji menyatakan pihaknya memboikot acara lomba foto dan video yang Ditaja Puspen TNI.

"Iya mas kita sudah mengirim surat ke Puspen TNI terkait penolakan ini," ujar Dedi Sinuhaji saat dikonfirmasi GoSumut.com (GoNews Group) melalui pesan Whatsapp.

Pernyataan tersebut menurut PFI Medan, adalah bentuk solidaritas atas tindak kekerasan oknum TNI AU Lanud Soewondo yang menganiaya salah satu wartawan saat unjuk rasa warga di Sarirejo Medan beberapa waktu yang lalu.

Berikut ini adalah sebagian dari surat pernyataan PFI Medan yang dikirim ke Puspen TNI pada hari ini, Selasa (30/08/2016).

"Kami para pewarta foto yang tergabung dalam organisasi profesi Pewarta Foto Indonesia (PFI-Medan) menyatakan sikap menolak berpartisipasi mengikuti lomba foto dan video dalam rangka HUT ke- 71 TNI 2016," tulis Dedi Sinuhaji.

Lomba foto dan video yang ditaja Puspen TNI dengan tema "Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat dan Profesional" tersebut tidak akan diikuti PFI Medan, sebelum oknum pelaku penganiayaan diproses secara hukum.

"Kami meminta agar oknum TNI AU yang melakukan tindak kekerasan terhadap wartawan di Medan segera ditangkap dan diproses hukum sesuai dengan undang - undang yang berlaku di Indonesia," pungkasnya. (***)

wwwwww