Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
22 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
17 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
19 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
24 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
15 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Riau

Kepergok Beraksi di Pasar, Sepak Terjang 2 Pasangan Komplotan Copet 'Elit' Ini Berakhir di Tangan Polisi

Kepergok Beraksi di Pasar, Sepak Terjang 2 Pasangan Komplotan Copet Elit Ini Berakhir di Tangan Polisi
Empat komplotan copet ditangkap aparat Polres Pelalawan, Minggu siang tadi
Minggu, 09 Oktober 2016 17:21 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Dua orang pria dan dua wanita terduga komplotan copet spesialis tempat-tempat keramaian, akhirnya menyerah di tangan tim gabungan Mapolres Pelalawan, Provinsi Riau, Minggu (9/10/2016) siang tadi, pukul 14.00 WIB.

Sepak terjang empat komplotan copet itu berakhir setelah salah seorang berinisial La, lebih dulu ditangkap warga, usai ketahuan mencuri di Pasar Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. La pun digiring massa ke Mapolres untuk diproses.

Dari sinilah perburuan polisi dimulai. Wanita 28 tahun ini mengakui kalau dirinya tidak beraksi seorang diri, melainkan bersama tiga rekannya, berinisial SS (31), NH (20) dan satu wanita inisial Dw (35). Sesuai identitas, mereka berasal dari Sumatera Utara.

"Dari keterangan La, kita langsung melakukan pengejaran. Mereka ternyata pakai mobil Avanza. Kita buntuti kendaraan tersebut sesuai ciri-cirinya," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Ary Wibowo melalui Kasat Reskrim, AKP Herman Pelani, Minggu sore.

Setelah dipastikan kalau ketiga rekan La berada di dalam mobil, aparat berwajib langsung melakukan pencegatan, tepatnya di Jalan Koridor, KM 5, Kecamatan Pangkalan Kerinci. Sudah bisa ditebak, para pelaku di dalam mobil ini pun tak bisa lagi berkutik.

"Dari tangan mereka kita temukan barang bukti yang diduga hasil kejahatan seperti beberapa dompet, handphone, pakaian berupa baju, celana dan dalaman, tas, sepatu dan lainnya," beber Herman Pelani kepada GoRiau.com (GoNews Gorup).

Para pencopet elit tersebut mengaku baru kali ini beraksi di Pelalawan, diantaranya di acara Pelalawan Ekspo dan kedua di Pasar Baru. "Modusnya saat korban lengah di tengah keramaian, dan korbannya sudah banyak," tukas dia. ***

Kategori:Riau, Beladiri
wwwwww