Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
11 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
10 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
9 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Buset..., Jadi Muncikari Online, Pemuda Berusia 21 Tahun Bisa Berpenghasilan Sampai Rp5 Juta Perhari

Buset..., Jadi Muncikari Online, Pemuda Berusia 21 Tahun Bisa Berpenghasilan Sampai Rp5 Juta Perhari
Konfrensi pers prostitusi online di Polda Jatim. (foto:kriminalitas.com)
Kamis, 13 Oktober 2016 23:13 WIB
KEDIRI - Meskipun masih berusia 21 tahun, namun SB ternyata sudah bisa menjadi penyalur PSK. Bahkan dengan menjadi muncikari, dirinya bisa mendapatkan keuntungan bersih Rp1 juta sampai Rp5 juta dalam sehari.

Namun aksi pemuda Kediri tersebut, akhirnya harus menghentikan karirnya di bidang seks komersial, karena SB telah diamankan oleh Polisi saat mengantar anak buahnya ke salah satu hotel.

Dari informasi yang didapat, SB ini sudah dua tahun menjadi muncikari. Ia mejalankan bisnisnya secara online. Seperti modus para muncikari pada umumnya, SB menawarkan gambar-gambar anak buahnya pada para lelaki hidung belang melalui aplikasi BlackBerry Messenger (BBM).

SB mematok harga setiap PSK minimal Rp1 juta. Harga tersebut belum termasuk hotel tentunya. Penangkapan SB sendiri berawal dari seorang pelanggan baru yang ternyata merupakan anggota polisi yang tengah menyamar. Setelah terjadi kesepakatan harga, akhirnya SB membuat janji di hotel Cityhub Kediri.

"Pada saat baru masuk hotel mengantarkan anak buahnya, pelaku kita tangkap,” ujar Direskrimsus Polda Jatim Kombes Aditya Warman, Kamis (13/20/2016)

SB tak berkutik. Dia menyerah begitu saja tanpa memberikan perlawanan. Dan pada saat itu ia merasa telah dijebak. Sebab, ia baru tersadar bahwa pelanggan baru yang ia tawarkan adalah polisi yang menyamar.

Dari hasil penyidikan polisi, SB punya lebih dari 10 PSK. Usianya ada yang masih di bawah umur, yakni 15 tahun. Selain mengamankan SB dan anak buahnya, polisi juga mengamankan barang bukti kondom dan ponsel yang berisi transaksi penawaran.

"Jadi kita jerat pasal perdagangan orang dan undang ITE," jelasnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kriminalitas.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Jawa Timur
wwwwww