Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
21 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
16 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
19 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
14 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Riau

Lagi, Penipuan Modus Calo Penerimaan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau, Korban Rugi Rp100 juta

Lagi, Penipuan Modus Calo Penerimaan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau, Korban Rugi Rp100 juta
Ilustrasi (internet)
Jum'at, 14 Oktober 2016 11:16 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Kasus penipuan modus calo penerimaan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau (UR) kembali memakan korban, dan kali ini Nofirzal (58) menjadi korban dengan kerugian mencapai 100 juta.

Bermula ketika Nofrizal bertemu dengan Sy (50), Jumat (3/6/2016) silam di jalan Arifin Achmad, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Sy menjanjikan bisa meluluskan anak korban jadi mahasiswa Kedokteran UR dengan syarat menyetorkan sejumlah uang.

Tergiur dengan janji pelaku, korban menyerahkan uang Rp100 juta, dengan harapan anaknya bisa menjadi mahasiswa kedokteran. Tapi, hal tersebut tidak terbukti. Korban meminta kembali uangnya kepada pelaku. Merasa tertipu, korban akhirnya membuat laporan ke Polresta Pekanbaru.

"Laporannya sudah kita terima, kasusnya masih dalam penyelidikan. Sementara ini kita sudah minta keterangan korban," beber Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto SH SIK saat dikonfirmasi GoRiau.com (GoNews Grup) melalu selularnya, Jumat (14/10/2016) pagi.

Kasat menambahkan, saat ini sudah ada dua laporan yang diterima pihaknya terkait kasus dugaan penipuan modus calo penerimaan mahasiswa Fakultas Kedokteran UR tersebut.

"Ada dua laporan yang kami terima, tapi pelakunya berbeda. Yang jelas kasusnya kita lidik dulu, jika memang terbukti, para pelaku kita proses hukum," tukasnya.***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww