Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
23 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
16 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
16 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
17 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
21 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton
Jelang Asian Games 2018

OCA Makin Yakin Indonesia Mampu Gelar Asian Games 2018

OCA Makin Yakin Indonesia Mampu Gelar Asian Games 2018
Mudai Maddang. (Azhari/GoNews.co)
Sabtu, 15 Oktober 2016 16:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pembangunan beberapa venus dan renovasi Stadion Utama Gekora Bung Karno Jakarta yang sedang dikerjakan membuat Dewan Olimpiade Asia (OCA) semakin yakin Indonesia bakal mampu melaksanakan Asian Games 2018.

"Tak perlu khawatir tentang penyelenggaraan Asian Games 2018, OCA kini semakin yakin dengan adanya pembangunan beberapa venus dan renovasi Stadion Utama GBK," kata Wakil Presiden Indonesian Asian Organizing Committe (Inasgoc), Muddai Madang di Jakarta, Sabtu (15/10/2016).

Velodroom di Rawamangun Jakarta, kolam renang Stadion Utama, dan Wisma Atlet di Kemayoran, kata Muddai, dalam tahap pengerjaan. "Khusus renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno diharapkan bisa selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Begitu juga dengan sarana lainnya," katanya.

Lebih jauh Muddai mengungkapkan keinginan KOI memajukan jadw rapat koordinasi dengan OCA yang semula dijadwalkan 10-11 Nopember 2016 menjadi 5-6 Nopember 2016.

"Surat pengajuan jadwal pertemuan rapat koordinasi dengan OCA sudah diajukan karena Ketua Umum KOI selaku Presiden Inasgoc tidak bisa hadir pada 10-11 Nopember 2016. Kini, kita tinggal menunggu jawaban saja," katanya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Voli, Badminton
wwwwww