Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
8 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Kasus DBD di Kabupaten Pelalawan Tertinggi di Pangkalan Kerinci

Kasus DBD di Kabupaten Pelalawan Tertinggi di Pangkalan Kerinci
Ilustrasi
Kamis, 20 Oktober 2016 19:48 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Saat ini Kecamatan Pangkalan Kerinci, menempati urutan teratas kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, terhitung sejak bulan Januari sampai Oktober 2016.

Berikut data lengkap yang diperoleh GoRiau.com (GoNews Group) dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan.

Baca Juga: Sampai Oktober 2016, Terjadi 83 Kasus DBD di Pelalawan

Urutan tertinggi Kecamatan Pangkalan Kerinci sebanyak 41 kasus, disusul Bandar Seikijang 10 kasus, Langgam 6 kasus dan Pangkalan Kuras I 5 kasus.

Baca Juga: Siklus 5 Tahunan DBD di Pelalawan Makan Korban, Satu Orang Meninggal

Sedangkan Kecamatan Pangkalan Kuras II ada 7 kasus, Kerumutan 2 kasus, Bunut 2 kasus, Ukui 4 kasus dan Kuala Kampar 6 kasus. Total 83 kasus.

Baca Juga: Siswi SDIT At-Taqwa Pelalawan Meninggal Karena DBD

"Data ini, tercatat mulai dari Januari sampai 19 Oktober. Total 83 kasus," sebut Kepala Diskes Kabupaten Pelalawan, dr Endid RP melalui Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Khairul, Kamis (20/10/2016).(***)

Kategori:Olympic
wwwwww