Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
16 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
18 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  PON

Kapolda: Untuk Pengamanan Kita Berkaca pada Pilkada 2012

Kapolda: Untuk Pengamanan Kita Berkaca pada Pilkada 2012
Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak dan Pangdam IM, Mayjen TNI Tatang Sulaiman usai gelar apel pasukan, Rabu (26/10/2016). [Humas Polda]
Rabu, 26 Oktober 2016 10:01 WIB

BANDA ACEH – Polisi belajar banyak hal dari pengalaman pengamanan pemilu pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2012 silam. Hal itu disampaikan Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak saat apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Rencong 2017 di Lapangan Mapolda Aceh, Banda Aceh, Rabu (26/10/2016) pagi.

Dalam sambutannya Kapolda, mengatakan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan dengan maksud untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana Polri beserta unsur terkait, sebelum diterjunkan ke lapangan. Sehingga diharapkan, semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal.

(Baca Amankan Pilkada, Polres Pidie Siapkan 1.201 Personel)

“Dengan berkaca pada pelaksanaan pilkada serentak tahun 2012 yang lalu, dimana masih terjadi kerusuhan sosial seperti perusakan kantor KIP, pembakaran kantor timses, pelemparan granat ke posko paslon, kampanye hitam disertai isu–isu SARA, praktik money politik, maupun intimidasi terhadap penyelenggara dan peserta pilkada. Pada konteks inilah peranan Polri dalam mengawal dan mengamankan proses pilkada agar dapat terlaksana secara optimal,” ujarnya.

(Baca Kapolda Aceh Deklarasi Damai Setelah Ada Paslon Pilkada)

Guna terjaminnya stabilitas kamtibmas selama proses Pilkada 2017,  katanya, maka Polda Aceh akan melibatkan 11.125 personel Polri, dengan tambahan perkuatan sebanyak 20.100 personel linmas dan sejumlah personel TNI. “Semua personel itu diterjunkan untuk mengamankan pemilihan gubernur/wakil gubernur di 23 kabupaten/kota, pemilihan bupati/wakil bupati di 16 kabupaten dan pemilihan walikota/wakil walikota di 4 kotamadya,” kata Rio yang sudah menyandang bintang dua ini.

(Baca Antisipasi Isu SARA, Polda Siagakan Unit Cyber Crime)

Editor:Zainal Bakri
Kategori:Aceh, PON
wwwwww