Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
17 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Selesaikan Masalah Klub-klub Terhukum, PSSI Gelar Kongres Tahunan di Bandung pada 8 Januari

Selesaikan Masalah Klub-klub Terhukum, PSSI Gelar Kongres Tahunan di Bandung pada 8 Januari
Pengurus PSSI yang baru berfoto bersama usai Konggres di Mercure Ancol. (Muslikhin/GoNews)
Senin, 14 November 2016 22:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kepengurusan baru PSSI berencana menggelar kongres tahunan pada 8 Januari 2017 di Bandung. Kongres tersebut nantinya akan mengagendakan sejumlah hal.

Letjen Edy Rahmayadi terpilih menjadi Ketum PSSI pada 10 November lalu. Dia akan dibantu oleh dua wakil ketua umum, yaitu Joko Driyono dan Iwan Budianto.

Baca Juga:Tondo Widodo: Komposisi Pengurus Harian PSSI Saat Ini Paling Ideal Untuk Melaksakan Reformasi Sepakbola

"Kami akan menggelar kongres tahunan. Salah satu agendanya mengukuhkan Exco. Sebab Exco ini kan masih umum, 12 anggota Exco belum ada tugas pokok sebagai komite tetap, nantinya akan dilantik di situ," ujar Edy usai melakukan rapat, Senin (14/11).

Baca Juga: Umuh Muchtar Ingin Persabaya 1927 Masuk ISL

Edy mengatakan alasan memilih tanggal 8 Januari karena berdasarkan aturan bahwa PSSI harus melaporkan kepada FIFA lebih dulu delapan pekan sebelum kongres. Sebelumnya, pria yang menjabat sebagai Pangkostrad ini berencana menggelar kongres pada 1 Januari.

Baca Juga: Joko Driyono Dampingi Edy Rahmayadi

Tak hanya soal pengukuhan anggota Exco, Edy menambahkan kongres tahunan itu juga akan membahas banyak hal, termasuk menyelesaikan masalah klub-klub/orang terhukum dan program-program kerja PSSI.Di sisi lain, Edy juga menegaskan dia sudah membahas rencana-rencana program PSSI baik jangka panjang maupun pendek. Hal itu juga menjadi fokus PSSI yang akan dimatangkan kembali.

Baca Juga: PSSI Sudah Siapkan Kantor Baru

Salah satunya soal keuangan PSSI. Edy ingin di kepengurusannya ini bersih dan jelas, tak ada lagi sangkut paut dengan kepengurusan lama termasuk kabar bahwa PSSI meninggalkan utang Rp 30 miliar.

"Kami mempunyai program jangka pendek, menengah dan panjang. Pendek sampai Asian Games 2018, menengah kami siapkan pemain sampai 2020 dan panjang 2024," lanjut Edy.

"Kami juga ingin menyelesaikan administrasi PSSI agenda yang lalu. Ini kita pelajari, termasuk audit keuangan sehingga serah terimanya harus jelas biar tidak salah.""Utang Rp 30 M? Ini yang akan kita pelajari. Ini bukan utang, tapi uang ini dipakai untuk hal-hal lain," katanya. ***

Sumber:Detik.com
Kategori:Badminton, PON, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww