Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
12 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
10 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
17 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
7 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
6 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Jelang Semi Final AFF PSSI Galau, Selain Belum Dapat Izin FIFA, GBLA Tumbuh Rumput Liar

Jelang Semi Final AFF PSSI Galau, Selain Belum Dapat Izin FIFA, GBLA Tumbuh Rumput Liar
Senin, 28 November 2016 07:25 WIB
JAKARTA - PSSI Pusat ingin Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dijadikan tempat penyelenggaraan babak semifinal Piala AFF 2016. Namun rencana tersebut kemungkinan tipis.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan, dari hasil laporan tim teknis rehabilitasi rumput, kondisi di lapangan mengalami dinamika alam yang tidak bisa dicegah.

?Saya sudah mengontak langsung tim, mendapat penjelasan jika saat ini di tengah rumput baru juga muncul rumput liar," katanya di Bandung, Minggu (27/11).

Dikatakan Iwa, tumbuhnya rumput liar menambah beban kerja para pegawai dilapangan. Pasalnya, selain menyiangi rumput baru juga harus mencabut rumput liar yang tumbuh cukup banyak.

"Memang di luar perkiraan, awalnya Desember sudah bisa dipakai, ternyata kondisinya kita juga tidak bisa cegah,tapi dipastikan tim rumput terus bekerja," tuturnya seperti dikutip GoNews.co dari RMOLJabar.Com.

Lanjutnya, komitmen yang telah diteken bersama Pemkot Bandung tak pernah surut. Hal itu dapat dilihat dari sisi penganggaran, pihaknya mempercayakan perbaikan pada tim profesional yang melibatkan para pekerja dan ahli rumput terbaik.

"Ini sebagai bentuk tanggung jawab kami untuk memperbaiki kembali rumput Stadion GBLA karena ini sudah jadi komitmen kami sejak awal," ujar Iwa

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Iwa menyebut hanya sekitar 25 persen rumput stadion yang diganti dengan rumput baru. ?Penggantian rumput baru diperlukan guna memacu percepatan pertumbuhan rumput baru di seluruh areal lapangan.

Dari total luas lapangan sekitar 10 ribu meter, rumput yang diganti hanya sekitar 2.500 meter. Dengan perawatan khusus ditambah bantuan hujan, ia optimistis pertumbuhan rumput baru akan jauh lebih cepat.

?"Saya mohon maaf, kami komitmen di GBLA, tidak perlu kuatir. Semua sabar karena ini demi GBLA ke depan," tandasnya.

Sebelumnya PSSI juga mengatakan keinginannya agar FIFA menyetujui GBLA sebagai lokasi diselenggarakannya Semi Final Leg Pertama antara Indonesia vs Vietnam. Namun dengan kondisi itu cukup tipis kesempatan GBLA menggelar pertandingan.

Namun diakui, PSSI juga menyediakan Stadion alternatif yakni antara Solo dan Yogyakarta. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww