Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Sewa Rumah di Aceh Utara dan Lhokseumawe Paling Tinggi Rp6 Juta Setahun

Sewa Rumah di Aceh Utara dan Lhokseumawe Paling Tinggi Rp6 Juta Setahun
Ilustrasi rumah sewa. [Google].
Sabtu, 31 Desember 2016 11:15 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Harga sewa rumah di Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe dan sekitarnya bervariasi. Namun harga sewa rumah paling tinggi Rp5 hingga Rp6 juta per tahun untuk model rumah berfasilitas dua kamar.

"Di Lhokseumawe ini, rata-rata seperti di Keude Aceh dan Darussalam paling mahal Rp5 juta, kadang Rp6 juta per tahun. Itu untuk rumah permanen posisi dua kamar," kata Dedi (30), warga asal Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara yang saat ini berdomisili di Lhokseumawe, Sabtu (31/12/2016).

Menurut penjelasan Dedi, harga sewa rumah permanen untuk model dua kamar paling rendah di Lhokseumawe kini Rp4 juta. Itupun tergantung lokasi dan lingkungan rumah.

"Ada juga yang Rp4 juta, bahkan ada Rp3 juta. Namun kondisinya kadang tidak nyaman bagi penyewa. Lokasinya dan lingkungannya tidak sesuai seperti yang diinginkan penyewa," ujarnya.

Harga sewa rumah di Kota Lhoksumawe tampaknya hampir serupa dengan Aceh Utara yang rata-rata paling tinggi adalah Rp6 juta.

Isdayani (40), pembantu agen penyewa rumah di Pantonlabu, Aceh Utara juga mengakui rata-rata memang harga sewa rumah berkisar di atas Rp5 per tahunnya.

"Rp5 juta untuk rumah permanen dua kamar. Tapi jangan salah, ada juga yang Rp3 hingga Rp2,5 juta. Tetapi untuk posisi satu kamar. Ada juga yang dua kamar tapi rumah kontruksi kayu dan lokasi rumah agak jauh dengan pusat perkotaan," tukasnya.

Menurut Isdayani, harga sewa rumah di Pantonlabu bahkan di daerah lain seperti di Lhoksukon rata-rata per tahun mengalami kenaikan. Rumah yang sekarang harganya Rp5 juta, namun tahun sebelumnya adalah Rp4,5 juta.

"Per tahun biasanya naik Rp500 ribu untuk penyewa langganan. Tetapi tergantung dengan si pemilik rumah juga yang kadang justru lebih dari Rp500 ribu per tahun dinaikan," tambah dia.

Kondisi ini, menurut dia, pada satu sisi memang menguntungkan sebagian warga. Namun celakanya, jika momen ini dimanfaatkan secara berlebihan.

"Dalam beberapa kasus, ada penyewa lama yang ingin menyambung sewa rumah dengan harga lama, justru dinaikkan dua kali lipat," bebernya.

Kategori:Ekonomi
wwwwww