Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
16 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
18 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
14 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

29 Penghuni Panti Jompo Tunas Bangsa Dievakuasi ke RSJ Tampan Pekanbaru, 19 Diantaranya Warga Bengkalis

29 Penghuni Panti Jompo Tunas Bangsa Dievakuasi ke RSJ Tampan Pekanbaru, 19 Diantaranya Warga Bengkalis
Kadiskes Riau, Mimi Yuliana Nazir saat berkunjung ke RSJ Tampan pasca dievakuasinya 29 penghuni panti jompo Yayasan Tunas Bangsa Pekanbaru yang diperlakukan secara tak 'manusiawi' (foto: barkah/goriau.com)
Senin, 30 Januari 2017 17:25 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Pasca dievakuasinya puluhan penghuni panti jompo dan gangguan jiwa milik Yayasan Tunas Bangsa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Pekanbaru, total ada 29 penghuni panti yang sudah dievakuasi.

Melihat perkembangan kesehatan para penghuni panti yang telah dievakuasi, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliana Nazir mendatangi RSJ Tampan, Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Senin (30/1/2017) siang.

"Kita ke sini (RSJ Tampan) untuk melhat perkembangan para penghuni panti yang mengalami depresi saat berada di panti, dan saat ini kondisi mereka sudah mulai membaik," ujarnya, Senin siang.

Mimi merincikan,d ari 29 orang penghuni panti, 19 diantaranya adalah pria dan 10 orang wanita, dimana lima diantaranya adalah lansia dengan usia diperkirakan diatas 60 tahun.

"Dari 29 orang ini, 19 orang pria dan wanita diketahui merupakan warga asal Bengkalis. Beberapa yang kondisi kesehatan dan psikisnya mulai membaik akan kita pulangkan ke keluarganya," ungkap Mimi.

"Sebelum menentukan kondisi kesehatan dan psikis para penghuni panti yang menjadi korban penyekapan, akan menjalani sejumlah tes kesehatan termasuk dilakukan observasi," paparnya.

"Sementara ini, ada dua orang wanita yang dievakuasi dari panti Yayasan Tunas Bangsa, ditempatkan ke Unit Perawatan Intensif Psikiatri (UPIP) RSJ Tampan," sambungnya.

BACA JUGA:

. Berstatus Saksi, Pemilik Yayasan Tunas Bangsa Diperiksa Polisi Terkait Tewasnya Balita 18 Bulan Diduga Dianiaya Pengasuh Panti

. Yayasan Tunas Bangsa Pekanbaru Perlakukan Penghuni Panti Secara 'Tak Manusiawi'

Terkait temuan panti milik Yayasan Tunas Bangsa yang menelantarkan dan memperlakukan penghuninya secara tak 'manusiawi', Mimi mengakui jika panti tersebut sangat tidak layak.

"Kebersihan dan fasilitas yang ada di panti Yayasan Tunas Bangsa ini memang jauh dari layak. Untuk panti itu, kita harus memperhatikan kesehatan para penghuninya, makanan, fasilitas serta sanitasinya. Tidak boleh sembarangan," pungkasnya.***

wwwwww