Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Cari Harta Karun Gaib Tepi Pantai Mamuju Utara, Warga Kerahkan Alat Berat

Cari Harta Karun Gaib Tepi Pantai Mamuju Utara, Warga Kerahkan Alat Berat
Dusun Muara, Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat. (foto: Liputan6.com/Fauzan)
Senin, 06 Februari 2017 14:37 WIB

MAMUJU UTARA - Pencarian harta karun di Dusun Muara, Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, terus berlanjut. Bahkan sejak Sabtu, 4 Februari 2017, sebuah eskavator diterjunkan untuk membantu penggalian.

Eskavator itu menggali sedalam 3 meter dengan luas mencapai 30 x 13 meter persegi di titik lokasi diduga tertimbunnya harta karun. Sejumlah warga ikut menyelam tanpa alat bantu di lubang yang telah digali untuk mencari harta karun tersebut.

Ansar, salah seorang warga yang menyelam mengatakan, tanda-tanda adanya harta karun itu sudah terlihat. Ia mengaku melihat sebuah bunker saat menyelam.

"Saya lihat ada bunker di bawah, hanya saja sudah keburu sore sehingga penyelaman dihentikan. Air laut mulai pasang dan menutupi lubang yang sudah digali," ucap Ansar.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Mamuju Utara, I Nyoman Suandi, mengatakan bahwa dirinya perlu ikut langsung untuk menyaksikan proses pencarian harta karun tersebut.

Jika benar ada harta karun dan harta karunnya berupa benda pusaka, benda tersebut jadi milik negara.

"Apabila benda yang ditemukan berupa benda pusaka, maka itu adalah benda-benda yang dilindungi sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010," kata I Nyoman Suandi.

Terpisah, Wakapolres Mamuju Utara Kompol Mihardi mengatakan bahwa pihaknya terus mengawasi penggalian pasca-isu harta karun tersebut santer terdengar. Apalagi, lanjut Mihardi, sudah ada alat berat berupa eskavator yang diturunkan dan warga menyelam tanpa alat bantu.

"Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak TNI untuk meningkatkan pengamanan," kata Mihardi.

Mihardi mengaku mengetahui isu harta karun itu sejak beberapa hari lalu dari Bhabinkamtibmas Desa Tikke. Sejak isu berkembang, jumlah masyarakat yang datang untuk melihat proses pencarian juga semakin banyak.

"Sejak saat itu, masyarakat tiap hari datang dan terus bertambah setelah isu harta karun ini menjadi buah bibir di masyarakat," ucap perwira polisi berpangkat satu melati itu.(lpc)

Editor:Arie RF
Sumber:liputan6.com
Kategori:Sulawesi Barat, Badminton
wwwwww