Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Warga Pekanbaru, Begini 'Penampakkan' dan Proses Tilang Online, Resmi Diberlakukan Hari Ini

Warga Pekanbaru, Begini Penampakkan dan Proses Tilang Online, Resmi Diberlakukan Hari Ini
Gambar di atas bentuk E-Tilang, gambar di bawah proses E-Tilang
Senin, 06 Februari 2017 13:31 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin (6/2/2017) secara resmi memberlakukan E-Tilang. Salah satu tujuan sistem Tilang online tersebut untuk mencegah Pungli (Pungutan Liar).

Dengan penerapan E-Tilang, pembayaran denda terhadap pelanggaran lebih mudah, yakni melalui Bank. Jadi pelanggar langsung membayar sendiri denda kepada bank yang sudah ditunjuk.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Budi Setiawan mengungkapkan, dengan cara ini setidaknya juga mencegah adanya potensi Pungli. "Jadi petugas tidak ada bersentuhan langsung dengan biaya Tilang," ujarnya.

Prosesnya, pertama polisi akan melakukan pendataan pada aplikasi Tilang online. Setelah itu pelanggar mendapat notifikasi atau pemberitahuan nomor pembayaran E-Tilang dan dibayar melalui jaringan Perbankan.

Para pelanggar bisa mengambil barang bukti dengan menunjukkan bukti pembayaran tanpa harus menunggu dan hadiri jadwal persidangan. Persidangan akan memutuskan nominal denda, Kejaksaan mengeksekusi putusan Tilang.

Selanjutnya pelanggar mendapat SMS tentang putusan dan sisa dana titipan Tilang. Sisa uang titipan tersebut dapat diambil di Bank atau ditransfer ke rekening pelanggar.

"Jadi hari ini, sudah resmi kita berlakukan," sebut Kompol Budi Setiawan kepada GoRiau.com (GoNews Group). ***

wwwwww