Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton
Razia Cipta Kondisi

Diduga Pesta Narkoba, 2 Pengamen Diamankan Polisi Bersama 2 Wanita dari Kamar Hotel di Pekanbaru

Diduga Pesta Narkoba, 2 Pengamen Diamankan Polisi Bersama 2 Wanita dari Kamar Hotel di Pekanbaru
Polisi tengah melakukan penggeledahan barang milik pasangan yang kedapatan di dalam kamar hotel, hasilnya ditemukan alat isap Sabu (Bong)
Selasa, 07 Februari 2017 02:12 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kepolisian Sektor (Polsek) Limapuluh, Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Senin (6/2/2017) jelang tengah malam, menggelar razia di sejumlah hotel di wilayah hukumnya. Hasilnya, dua pasangan tanpa ikatan suami istri terjaring.

Ada dua hotel yang disasar aparat berwajib dalam razia tersebut, diantaranya salahsatu hotel di seputaran Jalan Tanjung Datuk dan Hangtuah. Hasilnya, empat orang terpaksa diamankan petugas, di mana keempatnya berada disatu kamar yang sama.

Identitas mereka antara lain berinisial Nv dan ME yang sehari-hari bekerja sebagai pengamen. Tak tanggung-tanggung, keduanya didapati sedang 'ngamar' ditemani dua orang cewek belia, yang satu berusia 20 tahun dan satu lagi 21 tahun.

Kuat dugaan, mereka usai berpesta narkoba di kamar itu. Sebab polisi juga menemukan alat isap Sabu-sabu (Bong) serta dua korek api. Barang bukti ini pun langsung diamankan polisi, termasuk Nv dan ME serta dua wanita tersebut.

"Mereka terjaring razia di salah satu kamar hotel di Jalan Tanjung Datuk. Kita cek identitasnya ternyata bukan pasangan suami istri," ungkap Kapolsek Limapuluh, Kompol Rinaldo Aser melalui Kanit Reskrim Ipda M Bahari Abdi, usai razia digelar, Senin tengah malam.

Abdi yang diwawancarai GoRiau.com (GoNews Group) melanjutkan, petugas yang memeriksa identitas mereka mendapati, tiga diantaranya adalah warga Pekanbaru, sedangkan satu orang lainnya berasal dari Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

"Kita bawa ke Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut," urai mantan Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya ini. Sementara di lokasi hotel kedua hasilnya nihil. Polisi yang melakukan penyisiran di kamar-kamar tidak Tak menemukan satu pun hal yang mencurigakan.

"Razia kita ini dalam rangka Cipta Kondisi (Cipkon) mengantisipasi penyakit masyarakat, dengan sasaran narkoba dan pelaku kejahatan, senjata dan lain sebagainya. Jadi kita mapping di mana tempat yang cukup rawan, hasilnya ada empat orang kita amankan," ulas Ipda M Bahari Abdi. ***

wwwwww