Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
18 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Kata Polisi, Terrano Nasi Bungkus di Rumah SBY Bukan Milik Politisi PDIP, Lalu Punya Siapa?

Kata Polisi, Terrano Nasi Bungkus di Rumah SBY Bukan Milik Politisi PDIP, Lalu Punya Siapa?
Mobil Terrano berisi nasi bungkus yang diamankan dari depan rumah SBY. (liputan6.com)
Selasa, 07 Februari 2017 14:37 WIB
JAKARTA - Ratusan mahasiswa yang diduga dikerahkan pihak tertentu menggeruduk rumah Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Senin (6/2). Aksi tanpa pemberitahuan itu langsung dibubarkan polisi, namun tak satu pun peserta demo yang ditahan polisi.

Usai membubarkan massa, polisi mengamankan sebuah mobil Terrano bernopol B 2124 ZO. Mobil itu berisi ratusan bungkus nasi dan air mineral yang diduga kuat untuk logistik massa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas pemilik mobil. Namun, dia enggan membeberkan siapa nama pemiliknya.

''Jadi untuk nomor pelat dan mobil sedang diidentifikasi karena kemarin kita sudah lakukan pengecakan,'' ujar Argo saat ditemui di KPUD DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (7/2/2017).

Semula mobil tersebut diduga milik anggota DPR Adian Napitupulu. Sebab, kader PDIP itu dicurigai sebagai penggerak massa untuk aksi di dekat rumah SBY. Namun hal tersebut dibantah polisi.

''Bukan (punya Adian). Yang bersangkutan sudah pindah lima tahun lalu. Itu ada di STNK namanya. Nanti kita telusuri,'' tutur Argo.

Selain menelusuri keberadaan pemilik mobil, polisi memburu koordinator lapangan atau korlap aksi. Polisi akan mendalami motif aksi tersebut dari penanggungjawabnya. Namun polisi belum juga mengetahui keberadaan korlapnya.

''Kalau ada surat pemberitahuan kita tahu duluan (siapa korlapnya) tapi ternyata ini tidak ada,'' kata Argo.

Saat ini mobil berisi ratusan bungkus nasi tersebut masih diamankan di Mapolda Metro Jaya. Berdasarkan pantauan Liputan6.com, mobil itu diparkir di depan Gedung Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Tak ada garis polisi yang terpasang di mobil tersebut. Mobil juga tak terkunci. Saat pintu mobil dibuka, bau nasi basi menyerbak dari dalam mobil. Nasi tersebut diduga untuk logistik demo di rumah SBY.

Terlihat beberapa kardus berisi air mineral tertumpuk dalam mobil. Juga terdapat sebuah tas ransel besar yang tidak diketahui isinya berada di bangku pengemudi. ***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Lingkungan, Metropolitan, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww