Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
13 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Targetkan Selesai Tahun Ini, Masyarakat di Areal TNTN akan Direlokasi

Targetkan Selesai Tahun Ini, Masyarakat di Areal TNTN akan Direlokasi
Ilustrasi karhutla di Riau.
Selasa, 07 Februari 2017 14:54 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Masyarakat yang telah melakukan okupasi (menyerobot) lahan dan bermukim di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau akan direlokasi.

Rencananya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama pemerintah daerah akan menuntaskan serangkaian aksi relokasi dan revitalisasi kawasan TNTN selesai tahun ini.

Dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KLHK, Bambang Hendroyono, kawasan hutan lindung yang memiliki luas 38.576 hektare itu kini rusak parah akibat aktivitas perambahan dan okupasi lahan oleh masyarakat, perambah maupun cukong-cukong.

"Targetnya bisa diselesaikan tahun ini. Relokasinya kita tunggu hasil justifikasi penegak hukum. Untuk memilah mana saja masyarakat yang memiliki hak kelola dan masih bisa dibina dalam akses pengelolaan yang legal," kata Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono kepada GoRiau.com di ruang Kenanga, Kantor Gubernur Riau, Selasa (7/2/2017) siang.

Sedangkan, seluruh kegiatan yang dilakukan secara ilegal akan langsung ditindak tegas oleh aparat berwajib sesuai komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam memerangi kejahatan penjarahan hutan.

"Pusat dan provinsi akan terus bekerja sama membersihkan segala bentuk pelanggaran di kawasan konservasi. Kegiatan-kegiatan di lapangan yang nggak ada izin, nanti pak Kapolda dan Danrem yang akan melakukan penanganan," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengaku akan menggerakkan seluruh instansi terkaitnya untuk sama-sama memperbaiki kerusakan di sektor kehutanan. Yang mana, selama ini kerusakan sektor kehutanan semakin meluas akibat aktivitas perambahan tak bisa dikendalikan.

"Kita mulai dari Tesso Nilo. Dengan begitu tentunya harus ada penguatan kelembagaannya. Ini langkah awal memperbaiki sektor kehutanan," kata Andi Rachman. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww