Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
15 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
16 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Sosialisasi di Manokwari, Zulkifli Hasan Ingatkan Potensi Perpecahan Jelang Pilkada

Sosialisasi di Manokwari, Zulkifli Hasan Ingatkan Potensi Perpecahan Jelang Pilkada
Foto. Dok MPR
Selasa, 07 Februari 2017 15:46 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengingatkan potensi perpecahan yang muncul akibat pelaksanaan pilkada. Terbukti ada beberapa daerah yang menunjukkan munculnya gejala disintegrasi jelang pelaksanaan pilkada.

Mestinya, kata Ketua MPR, Pilkada tidak harus merusak kebhinekaan. Karena dalam kontestasi pemilihan kepala daerah yang diutamakan adalah program, visi dan misi calon kepala daerah.

"Intinya adalah bukan memecah belah persatuan dan kesatuan," ujarnya, Senin (7/2/2017).

Pernyataan itu disampaikan Ketua MPR RI ZulkifliHasan saat memberikan materi sosialisasi Empat Pilar MPR, dihadapan civitas akademica Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Manokwari.

Acara tersebut berlangsung di kampus STKIP Muhammadiyah Manokwari Papua Barat, pada Selasa (7/2).

Selain menyampaikan materi Sosialisasi, di STKIP, ini Ketua MPR juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan mushollah dan pusat kegiatan mahasiswa STKIP.

Karena itu Ketua MPR mengaku prihatin dengan maraknya pilkada yang menyeret-nyeret keberagaman. Karena keberagaman merupakan keniscayaan bagi bangsa Indonesia.

"Kita beragam, dan itu menjadi kekayaan. Keunggulan budaya lokal jadi kekayaan budaya nasional," tukasnya.

"Keunggulan kesenian lokal, juga menjadi kekeyaan seni nasional. Biarkanlah keberagaman itu tetap bertahan, yaitu keberagaman yang saling menghormati dan menghargai," kata Zulkifli menambahkan.***

wwwwww