Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

TNTN akan Direvitalisasi, Perambah dan Pembeking akan Ditindak Tegas

TNTN akan Direvitalisasi, Perambah dan Pembeking akan Ditindak Tegas
Ilustrasi karhutla di Riau.
Selasa, 07 Februari 2017 13:10 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan menyelamatkan ekosistem Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau dari perambahan liar dengan melakukan revitalisasi (pemulihan) kawasan.

Menteri LHK, Siti Nurbaya pun telah membentuk tim kerja gabungan untuk mengidentifikasi lahan yang telah diokupasi.

"Tim ini sudah berjalan delapan bulan. Ekosistem yang mau direvitalisasi juga sudah dipresentasikan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) KLHK, Bambang Hendroyono kepada GoRiau.com di ruang Kenanga, Kantor Gubernur Riau, Selasa (7/2/2017) siang.

Dikatakan Bambang, aksi penyelamatan kawasan TNTN telah dimulai dengan sosialisasi kepada masyarakat yang dilakukan oleh LSM, pemerintah dan tim kerja revitalisasi TNTN itu sendiri.

Bahkan sebelumnya, KLHK telah menunjuk tim advisor yang digawangi oleh Chalid Muhammad dan Hariadi Kartodiharjo untuk bekerja sama dengan LSM tempatan yang lebih mengetahui kondisi nyata di lapangan.

"Pendekatan kepada masyarakat menjadi awal proses penegakan hukum. LSM sudah duluan membantu melakukan sosialisasi. Semoga revitalisasi ini cepat terlaksana. Sehingga fungsi TNTN bisa pulih sebagaimana mestinya," urai Sekjen KLHK ini.

Diakui Bambang, perambah yang telah menduduki taman nasional itu sulit diatasi karena diduga dibekingi oleh orang penting. Sehingga ia pun meminta dukungan penuh aparat penegak hukum, dalam hal ini Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain untuk menindak tegas pihak-pihak yang didapati melakukan aktivitas ilegal di kawasan taman nasional itu.

"Kami juga menunggu justifikasi penegak hukum secara terpadu terkait TNTN ini. Kegiatan-kegiatan di lapangan yang nggak ada izin, nanti pak Kapolda dan Danrem yang akan melakukan penanganan," tuturnya. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww