Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Badminton

Lima Butir dari PSSI untuk Percepatan Pembangunan Sepak Bola

Lima Butir dari PSSI untuk Percepatan Pembangunan Sepak Bola
Ilustrasi. (net)
Rabu, 08 Februari 2017 20:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Demi percepatan pembangunan sepak bola nasional, asosiasi sepak bola Indonesia (PSSI) memiliki program-program yang mendukung hal tersebut.

Setidaknya ada lima poin program PSSI yang ditujukan untuk mewujudkan misi percepatan yang disepakati dalam Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden RI Joko Widodo di Istana negara bulan lalu.

"Pertama adalah soal perkembangan sepak bola. Baik itu soal kompetisi, wasit, pemain dan seluruh perangkat pertandingannya," kata Wakil Ketua Umum Joko Driyono seperti dikutip GoNews.co dari CNNIndonesia.com usai mengikuti rapat bersama di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Rabu (8/2).

"Kedua soal infrastruktur. Seperti kita ketahui kan Indonesia ini punya keterbatasan soal lapangan, baik itu yang di daerah sampai yang berstandar FIFA.

"Selain dua poin itu, ada lagi poin ketiga yakni terkait tata kelola sepak bola."Implementasi yang sudah dilakukan PSSI adalah bagaimana membuat manajemen yang efektif, berbasis IT dan terintegrasi ke daerah, termasuk hubungan yang baik dengan pemerintah," lanjutnya.

Selain itu, imbuh Joko, manajemen klub serta masalah timnas juga masuk dalam lima poin yang akan menjadi program yang disodorkan ke pemerintah.

Joko menambahkan, PSSI sudah membuat draf awal untuk masing-masing program beserta mitra dan strategi yang akan dijalankan. Salah satunya adalah tentang sepak bola usia dini di mana PSSI bakal bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Nasional juga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Itu kan referensi awal untuk tim (Lintas Lembaga Lintas Lembaga percepatan pembangunan persepakbolaan nasional) yang terlibat. Semuanya akan dibahas lagi Senin depan (13/2)," pungkasnya. ***

wwwwww