Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton

Masuk dari Dumai, BNN Riau Endus Modus Baru Penyelundupan Narkoba

Masuk dari Dumai, BNN Riau Endus Modus Baru Penyelundupan Narkoba
Kepala Bidang Penindakan BNN Riau, AKBP Haldun (Foto: Chairul Hadi/GoRiau.com)
Rabu, 08 Februari 2017 15:52 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau mulai mengendus Modus Operandi baru para bandar narkoba dalam menyelundupkan barang haram ini ke Provinsi Riau.

Salah satunya di Kota Dumai. Modus tersebut mulai tercium BNN Riau baru-baru ini. Seperti yang dikenal, Dumai adalah kota dengan aktivitas pelabuhan yang cukup padat lantaran wilayahnya yang strategis.

Sebab itu, Narkoba pun punya potensi besar masuk dari sana. Bahkan sekarang dengan pola baru, agar lolos dari pemeriksaan petugas pelabuhan dan aparat kepolisian. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Penindakan BNN Riau, AKBP Haldun.

"Bandar ini punya banyak cara, terutama yang kita deteksi di Dumai, informasi terakhir yang didapatkan anggota (BNN), itu ada cara baru," beber Haldun saat berbincang dengan GoRiau.com (GoNews Group), Rabu (8/2/2017).

Haldun belum akan membeberkan seperti apa Modus baru tersebut. Pihaknya akan mendalami dan melakukan penyelidikan. "Masih kita dalami dan telusuri," yakin AKBP Haldun.

Wilayah perairan Riau, kata dia, memang sangat 'empuk' jadi sarana masuknya Narkoba. Bahkan para bandar tersebut juga melakukan transaksi di tengah laut agar tak tercium penegak hukum.

"Transaksi di tengah laut, nanti ada yang jemput lalu dibawa ke darat dan disebar. Itu memang ada. Yang jelas kita tetap upayakan pencegahaan yang maksimal," singkat Haldun.

Sudah rahasia umum jika Riau jadi daerah favorit transit Narkoba. Sebagian ditenggarai beredar di sini dan sisanya dibawa ke daerah/provinsi lain. Ada yang berasal dari luar negeri hingga daerah tetangga.

Bahkan waktu lalu BNN Riau menemukan peredaran Narkoba jenis Ekstasi yang berbentuk tokoh kartun Minions di Pekanbaru. Harganya memang sedikit lebih mahal ketimbang Ekstasi lainnya, dengan efek yang lebih besar. ***

wwwwww