Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
10 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
7 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
12 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Dia Tiga Event Aceh yang Terpilih sebagai Kalender Nasional

Ini Dia Tiga Event Aceh yang Terpilih sebagai Kalender Nasional
Launching Rapa'i Festival 2016 yang lalu di Kemenpar. (istimewa)
Rabu, 08 Februari 2017 15:53 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kementerian Pariwisata memilih tiga Destinasi Wisata Aceh di Kalender Event Nasional 2017. Dengan demikian, maka diharapkan bisa menambah kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Tiga Event tersebut yakni Festival Danau Laut Tawar, Sail Sabang 2017 dan Aceh International Rapa'i Festival.

"Sektor Pariwisata menjadi penyumbang PDB, devisa, dan lapangan kerja yang paling mudah dan murah di Indonesia," ungkap Menpar Arief Yahya.

Pernyataan Menteri Pariwisata tersebut terbukti dengan semakin meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia, maupun pergerakan perjalanan wisatawan di dalam negeri.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuty, beragam festival dan kegiatan diselenggarakan untuk meng attrack kunjungan wisatawan sekaligus memperkenalkan keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia. Branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia pun telah dikenal dan dapat ditemui di setiap event Pariwisata.

"Presiden Joko Widodo sendiri telah menetapkan target pada tahun 2019 jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia harus mencapai 20 juta kunjungan dan 275 juta pergerakan perjalanan wisatawan nusantara," ujarnya, Rabu (8/2/2017)

Untuk mencapai target tersebut, banyak cara yang dilakukan guna meningkatkan wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara, salah satunya dengan melakukan promosi se-efektif dan semaksimal mungkin.

Berdasarkan target Kementerian Pariwisata untuk tahun 2017, yakni sebesar 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 265 juta pergerakan wisatawan nusantara, dibutuhkan sebuah dukungan promosi yang efektif dan dapat menarik minat wisatawan untuk datang berwisata ke Indonesia selain karena alam dan budayanya.

"Negeri 1000 Festival, begitu kira-kira kata yang tepat untuk menggambarkan Indonesia. Kekayaan alam dan keragaman budaya dari 34 Provinsi dirayakan melalui pesta, festival, carnival, baik berkonsep tradisional maupun kontemporer. Masing-masing Provinsi yang mempunyai 3 (tiga) event unggulan dan merupakan potensi bagi pengembangan pariwisata, dipromosikan secara nasional melalui Calender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata 2017," tukasnya.

Guna mendukung upaya pencapaian target kunjungan wisman itulah Kemenpar sudah menetapkan Festival Danau Laut Tawar di Kabupaten Aceh Tengah, Sail Sabang 2017 dan Aceh Iternational Rap' i Festival sebagai kalender iven nasional. "Kita berharap Pemerintah Provinsi Aceh benar-benar memanfaatkan peluang yang sudah kita amanahkan tersebut," ungkapnya.

Melalui brosur Calender of Event (CoE) tahun 2017 ini, diharapkan dapat memperkenalkan keragaman event yang ada di Indonesia dan membantu wisatawan dalam memilih serta menentukan destinasi mana yang akan dikunjungi untuk berwisata.

"Diharapkan pula dari penyelenggaraan event-event pilihan yang memiliki daya jual tinggi tersebut, dapat menggerakkan wisatawan untuk berkunjung ke daerah-daerah potensial di Indonesia," pungkasnya. ***

wwwwww