Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  PON

Masyarakat Pulau Siumat Simeulue Butuh Ambulans Laut

Masyarakat Pulau Siumat Simeulue Butuh Ambulans Laut
Ilustrasi. [Foto Istimewa]
Kamis, 09 Februari 2017 13:01 WIB
Penulis: Kirfan
SINABANG - Gampong Pulau Siumat, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Aceh, merupakan sebuah pulau yang terletak 12 mil arah timur laut daratan Pulau Simeulue. Untuk mencapai kota Sinabang, masyarakat di Gampong ini harus menumpang perahu robin ataupun boat nelayan dengan waktu tempuh 2 jam lebih.

Seringkali jika ada warga yang sakit di Gampong ini harus dirujuk ke RSUD Simeulue, maka harus menyewa boat tradisional atau robin nelayan dengan biaya yang cukup mahal.
 
Bisa dibayangkan, ketika warga miskin Gampong ini ada yang sakit mendadak, memerlukan perawatan insentif gawat darurat di RSUD Simeulue, Apa yang akan terjadi kalau tidak ada ambulans laut. Hal inilah yang menjadi keluhan warga Gampong Pulau Siumat saat ini.
 
"Ini sangat memprihatinkan, pihak kami juga tidak bisa berbuat banyak, memang ada boat khusus transportasi untuk masyarakat bantuan pemerintah, tapi bukan untuk mengangkut orang sakit, boat itu dibuat untuk penumpang dan bararang, tidak ada fasilitas didalamnya seperti oksigen, tempat tidur pasien ataupun tempat gantungan infus," kata Kepala Gampong Pulau Siumat, Kurniawan kepada GoAceh, Kamis (9/2/2017).
 
"Kalau diantar pakai boat itu, tambahnya, bisa-bisa pasien yang sakit mati di jalan karena boat itu lambat sekali, seandainya ada ibu-ibu mendadak melahirkan, sementara tidak bisa di tangani di pustu, harus dirujuk ke RSUD Simeulue, bisa fatal akibatnya," tambahnya.
 
Ia berharap kiranya pemerintah daerah kabupaten Simeulue segera menyiapkan ambulance laut untuk masyarakat Pulau Siumat. Walaupun ada Puskesmas Pembantu (Pustu) di Gampong itu, namun banyak kasus memerlukan rujukan ke RSUD Simeulue. Apalagi menurutnya, fasilitas di Pustu itu kurang lengkap.
 
Pantauan GoAceh, Pulau ini sangat membutuhkan kapal ambulance, karena seringkali ada warga yang sakit harus dirujuk ke RSUD Simeulue. Seorang warga bernama Jamirudin, dijumpai GoAceh, Rabu (8/2/2017), dengan kondisi sedang sakit kritis, sedang menunggu boat tumpangan ke Sinabang untuk dirawat di Rumah Sakit.
 
Informasi dihimpun GoAceh dari warga setempat, banyak nyawa yang tidak bisa terselamatkan karena tidak sempat dilarikan ke rumah sakit. Terlebih cuaca kurang baik, menambah kesulitan warga untuk menyemberang ke Sinabang.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON
wwwwww