Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Kembangkan Ekonomi Daerah Lewat UKM, DPD RI Jalin Kerjasama Dengan Kadin

Kembangkan Ekonomi Daerah Lewat UKM, DPD RI Jalin Kerjasama Dengan Kadin
Istimewa.
Jum'at, 21 Juli 2017 18:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dalam rangka pengembangan ekonomi daerah melalui pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM).

UKM dianggap sebagai salah satu pilar perekonomian, sehingga melalui pemberdayaan UKM, pembangunan ekonomi di daerah akan dapat terwujudkan.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan dalam Sidang Paripurna Ke-13 Masa Sidang V, hari Jum’at (21/7) oleh Ketua Komite II Parlindungan Purba yang mewakili DPD RI dan Eddy Ganefo selaku Ketua Kadin Indonesia.

Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, mengatakan Nota Kesepahaman Bersama tersebut merupakan tindak lanjut audiensi KADIN dengan Ketua DPD RI, Oesman Sapta, pada tanggal 10 Juli 2017. Kerjasama ini juga diharapkan akan memberikan sumbangsih DPD RI dalam pengembangan perekonomian kerakyatan yang menjadi salah satu bidang tugas Komite II.

"Semoga melalui nota kesepahaman bersama ini, dapat memperkuat substansi produk legislasi DPD RI dalam mengakselerasi pengembangan UKM, pasar-pasar lokal, dan pasar tradisional yang dibahas melalui Komite II, sehingga ekonomi daerah semakin siap menghadapi tantangan global," ucapnya.

Nono Sampono juga berharap bahwa melalui nota kesepahaman tersebut, percepatan pembangunan daerah dapat terwujudkan melalui pemberdayaan peran pengusaha kecil menengah.

"DPD RI juga berharap, nota kesepahamaan ini akan memperkokoh langkah yang dilakukan KADIN, dalam membina dan memberdayakan pengusaha kecil menengah. Pada akhirnya nota kesepahaman ini diharapkan mampu memperkuat postur ekonomi ditingkat akar rumput," ucap Senator dari Provinsi Maluku ini.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kadin Indonesia Eddy Ganefo menjelaskan bahwa penandatanganan nota kesepahaman tersebut merupakan bentuk kerjasama antara DPD RI dengan Kadin Indonesia dalam meningkatkan pembangunan dunia usaha untuk kesejahteraan daerah. Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini ada sinergi antara DPD RI, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Kadin dalam mengembangkan daerah melalui pengembangan UKM di daerah.

"DPD RI bersama Kadin bisa mendorong pemda dan Kadin di daerah untuk menindaklanjuti nota kesepahaman hari ini. Agar UKM tumbuh dan berperan dalam perekonomian. Penandatanganan nota kesepahaman merupakan langkah awal dan diperlukan langkah teknis utk merealisasikannya," kata Eddy Ganefo. ***

wwwwww